Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementan Dorong Percepatan Oplah dan Cetak Sawah di Jambi untuk Swasembada Pangan

📅 Kamis, 18 Des 2025, 01:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementan Dorong Percepatan Oplah dan Cetak Sawah di Jambi untuk Swasembada Pangan Doc: Antara Foto
Ket. Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan Hermanto dalam rapat koordinasi (Rakor) Percepatan Program Optimasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah bersama Pimpinan Daerah Pemerintah Provinsi Jambi di Kabupaten Bungo

Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Ditjen LIP) Kementerian Pertanian mendorong percepatan program optimasi lahan (oplah) dan cetak sawah di Jambi guna mewujudkan swasembada pangan.

"Jambi memiliki potensi besar dalam meningkatkan kapasitas produksi pangan melalui oplah dan cetak sawah," kata Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan Hermanto dalam Rapat Koordinasi Percepatan Program Optimasi Lahan dan Cetak Sawah bersama Pimpinan Daerah Pemerintah Provinsi Jambi di Kabupaten Bungo sebagaimana keterangan di Jakarta, Rabu.

Hermanto mengatakan rakor itu menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mencapai target swasembada pangan secara berkelanjutan melalui program, di antaranya oplah dan cetak sawah.

“Jambi juga menjadi salah satu wilayah prioritas karena ketersediaan lahannya dinilai cukup luas,” ujarnya.

Ia menuturkan, peningkatan produktivitas pertanian demi mewujudkan swasembada pangan sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto dan juga arahan langsung Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.

“Target cetak sawah dari Presiden dan Menteri Pertanian adalah 3 juta hektare selama periode 2024-2029 (secara nasional). Tadi Gubernur Jambi mengusulkan cetak sawah seluas 40 ribu hektare," katanya.

Dalam rapat yang dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, Bupati Bungo Dedy Putra, Bupati Kerinci Monadi, Bupati Tanjung Jabung Timur Dillah Hikmah Sari, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Dinas Pertanian Provinsi/Kota/Kabupaten, Dinas Pekerjaan Umum, dan perwakilan Korem Jambi itu Hermanto menegaskan pihaknya siap mendukung peningkatan pertanian setempat selama memenuhi persyaratan teknis.

Hermanto menjelaskan Jambi sebelumnya memang mengalami defisit ketersediaan pangan yang cukup tinggi. Pada 2024, defisit pangan di provinsi tersebut mencapai sekitar 50 persen.

Namun pada 2025, produksi pertanian meningkat seiring bertambahnya luas tanam dan peningkatan produksi dampak dari adanya program oplah dan cetak sawah, sehingga defisit ketersediaan pangan yang bersumber dari Jambi menjadi 37 persen.

“Usulan dan target yang disampaikan pada rakor ini semoga bisa terealisasi terutama dalam memperkuat swasembada beras provinsi Jambi di waktu mendatang,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menyatakan komitmennya untuk mendorong percepatan pelaksanaan program tersebut secara cepat dengan melibatkan berbagai unsur di wilayah Jambi.

"Karena itu, kami siap menyediakan lahan pertanian tambahan hingga 40 ribu hektare guna memperkuat kemandirian pangan daerah sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional secara berkelanjutan,” kata Haris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Daerah
Kemenhub Larang Kapal Mende...
Megapolitan
Imbas Sebaran Abu Vulkanik...
Megapolitan
Tingkatkan Daya Tampung, PU...
Advertisement
Maskapai Garuda Indonesia Hentikan Layanan Penerbangan hingga Senin Siang karena Erupsi Anak Krakatau

Maskapai Garuda Indonesia Hentikan Layanan Penerbangan hingga Senin Siang karena Erupsi Anak Krakatau

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.