Junta Ancam Tuntut Ratusan Orang atas Sabotase Pemilu
📅 Kamis, 18 Des 2025, 12:15 WIB | Oleh: Ilham SudrajatMereka yang dipenjara berdasarkan undang-undang tersebut akan bergabung dengan lebih dari 22.000 orang yang dipenjara oleh junta atas dasar politik, menurut Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik.
Di antara mereka adalah Aung San Suu Kyi, tokoh demokrasi peraih Hadiah Nobel Perdamaian yang digulingkan pada tahun 2021.
Partai Suu Kyi yaitu Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) memenangkan pemilihan terakhir dengan kemenangan telak yang kemudian dibatalkan oleh militer, yang membuat tuduhan tak berdasar tentang kecurangan pemilu dan setelah itu membubarkan partainya.
Sembari berupaya menumpas perbedaan pendapat terhadap pemilu di wilayah kekuasaannya, junta juga melancarkan serangan untuk merebut lebih banyak wilayah sebelum pemungutan suara bertahap dimulai.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hasil pemilu Myanmar sendiri diperkirakan akan keluar sekitar akhir Januari 2026. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!