Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Swiss Re: Kerugian Ekonomi Akibat Bencana Turun pada 2025

📅 Rabu, 17 Des 2025, 02:10 WIB | Oleh:
Swiss Re: Kerugian Ekonomi Akibat Bencana Turun pada 2025 Doc: AFP/SEBASTIEN BOZON
Ket. Kantor pusat Swiss Re di Zurich, Swiss

ZURICH– Kerugian ekonomi global akibat bencana alam diproyeksikan turun sebesar 33 persen menjadi 220 miliar dollar AS pada 2025, meskipun terjadi kerusakan akibat kebakaran hutan di Los Angeles, kata perusahaan reasuransi Swiss Re pada Selasa (16/12).

“Total biaya kerugian yang diasuransikan akibat bencana alam diperkirakan mencapai 107 miliar dollar AS, turun 24 persen dari tahun sebelumnya,” demikian pernyataan perusahaan reasuransi raksasa yang berbasis di Zurich, Swiss, dalam perkiraan awal untuk tahun 2025.

Penurunan tersebut disebabkan oleh musim badai yang jauh kurang parah di Atlantik Utara dibandingkan tahun 2024, kata Swiss Re, yang bertindak sebagai penjamin bagi perusahaan-perusahaan asuransi.

"Untuk pertama kalinya dalam 10 tahun, tidak satu pun dari badai ini yang mendarat di pantai AS, yang menjelaskan mengapa kerugian yang diasuransikan dari bahaya ini diperkirakan rendah pada tahun 2025," kata Swiss Re dalam sebuah pernyataan.

Meskipun demikian, 2025 menandai tahun keenam berturut-turut di mana kerugian akibat bencana alam yang diasuransikan diperkirakan akan melebihi 100 miliar dollar AS.

Menurut Swiss Re badai dahsyat tetap menjadi pendorong kerugian global yang besar dan terus-menerus.

"Kami mengamati peningkatan yang stabil dalam kerugian akibat badai konvektif yang parah," kata Balz Grollimund, kepala bagian risiko bencana Swiss Re.

Secara keseluruhan, peristiwa bencana di AS menyumbang 83 persen dari kerugian akibat bencana alam yang diasuransikan secara global. Kebakaran di Los Angeles misalnya merupakan peristiwa kebakaran hutan termahal di dunia dengan kerugian yang diasuransikan mencapai 40 miliar dollar AS.

Sementara itu untuk kawasan Asia tenggara yang mengalami banjir sungai dan banjir bandang yang parah pada November, khususnya di Vietnam, Thailand, dan Indonesia, Swiss Re belum memberikan perkiraan kerugian pada tahap ini. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Mike Flanagan Mengaku Belum Menonton Clayface

55 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Mike Flanagan Mengaku Belum...
Luar Negeri
Trump Bentuk Pasukan Intele...
Luar Negeri
AS, Tiongkok, dan Russia Be...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.