Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendag Lepas Ekspor Serentak dari 8 Titik Senilai Rp978 Miliar

📅 Rabu, 17 Des 2025, 13:50 WIB | Oleh:
Mendag Lepas Ekspor Serentak dari 8 Titik Senilai Rp978 Miliar Doc: antara foto
Ket. Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso melepas ekspor produk Indonesia secara serentak.

CIKARANG - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso melepas ekspor produk Indonesia secara serentak dari delapan titik di delapan provinsi dengan nilai total mencapai 58,77 juta dollar AS atau sekitar Rp978 miliar.

Pelepasan ekspor tersebut melibatkan 31 perusahaan dari berbagai skala usaha, mulai dari industri besar hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dengan lokasi pusat kegiatan di PT Denso Manufacturing Indonesia, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Total ekspor yang kita lepas hari ini mencapai 58,77 juta dollar AS (sekitar Rp978 miliar) dan dilakukan serentak di 8 daerah,” kata Menteri Perdagangan Budi Santoso dalam kegiatan pelepasan ekspor di Cikarang, Rabu (17/12).

Produk yang diekspor mencakup komponen elektrik kendaraan bermotor, panel surya, hasil perikanan, hasil perkebunan, makanan olahan, hingga produk furnitur dan dekorasi rumah.

Tujuan ekspor tersebar ke berbagai kawasan, antara lain ASEAN, Amerika Serikat, Eropa, Jepang, China, dan India.

Di lokasi utama, PT Denso Manufacturing Indonesia melepas enam kontainer komponen elektrik kendaraan bermotor, seperti wiper dan motor power window, dengan nilai ekspor sekitar 26,4 juta dollar AS.

Budi mengatakan pemerintah mendorong ekspor dinikmati pelaku usaha dari skala besar hingga UMKM, termasuk koperasi.

“Ekspor itu tidak hanya yang besar ya, besar, menengah, dan kecil harus bisa menikmati ekspor,” ujar dia.

Kemendag, lanjut Budi, juga menyiapkan penguatan promosi melalui perwakilan perdagangan di luar negeri, termasuk atase perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC).

“Karena kita juga mempunyai perwakilan di luar negeri, kita ada 46 atase perdagangan dan ITPC di 33 negara,” tuturnya.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi mengatakan pelepasan ekspor serentak mencerminkan keberagaman struktur ekspor Indonesia.

“Kegiatan ini melibatkan industri besar, UMKM, hingga koperasi, dengan produk yang beragam dari manufaktur hingga produk kreatif,” ujar Fajarini.

Ia menyebut kegiatan tersebut juga menandai partisipasi satu pelaku usaha yang baru pertama kali melakukan ekspor serta keterlibatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam kegiatan pelepasan ekspor.

Pemerintah menilai sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam menjaga kinerja ekspor di tengah dinamika perdagangan global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.