Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Normalisasi Kali Krukut Butuh Rp344 Miliar, Pembebasan Lahan Jadi Tantangan Besar

📅 Minggu, 14 Des 2025, 18:15 WIB | Oleh:
Normalisasi Kali Krukut Butuh Rp344 Miliar, Pembebasan Lahan Jadi Tantangan Besar Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Tangkapan layar - Sekretaris Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Nugraharyadi dalam siniar "Upaya Mitigasi Supaya Curah Hujan Tinggi Teratasi" yang dipantau di Jakarta, Minggu (14/12).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan anggaran sekitar Rp344 miliar untuk pembebasan lahan guna menormalisasi Kali Krukut, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, salah satu sungai utama yang kerap memicu banjir di kawasan Kemang dan sekitarnya.

"Tanah yang dibebaskan mencapai 1,67 hektare meliputi 75 bidang tanah dengan estimasi biaya kurang lebih Rp344 miliar untuk pembebasan tanahnya. Karena memang lokasi tanah di sana sangat mahal," kata Sekretaris Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Nugraharyadi.

Hal itu disampaikan dalam siniar "Upaya Mitigasi Supaya Curah Hujan Tinggi Teratasi" yang dipantau di Jakarta, Minggu.

Kali Krukut merupakan salah satu saluran utama di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) yang memiliki fungsi penting dalam mengalirkan air hujan dari kawasan tengah kota menuju hilir.

Namun, di beberapa titik terutama di sekitar Kelurahan Petogogan, kondisi aliran Kali Krukut mengalami penyempitan sehingga menimbulkan banjir di Jaksel, terutama di kawasan Kemang dan sekitarnya.

Selain itu, banyak bangunan berdiri di atas badan sungai sehingga menghambat aliran air saat hujan deras.

Karena itu, normalisasi Kali Krukut dilakukan di total sepanjang 1,3 kilometer (km) antara lain meliputi Kelurahan Petogongan dan Pela Mampang. Normalisasi itu untuk mengurangi dampak banjir terutama di Kemang dan Mampang yang merupakan langganan banjir.

"Kami mencoba menciptakan kondisi yang ideal agar aliran air lebih normal, karena banyak sekali hambatan-hambatan di sana yang menyebabkan terjadinya genangan pada saat terjadinya hujan," katanya.

Dinas SDA DKI Jakarta sudah melakukan pendataan untuk lahan terdampak normalisasi di Kelurahan Petogogan. Untuk wilayah Pela Mampang juga masih dalam pendataan.

"Sesuai dengan arahan Pak Gubernur untuk bisa segera melakukan pembebasan di sana dan melaksanakan pembangunan fisik di sana," kata dia.

Proses normalisasi Kali Krukut akan dimulai pada 2026. Pada tahap awal, akan dilakukan penetapan lokasi (penlok) dan pembebasan lahan yang terdampak.

Program normalisasi Kali Krukut telah direncanakan lebih dari sepuluh tahun lalu, namun belum terealisasi. Gubernur Pramono saat meninjau langsung kondisi Kali Krukut pada Jumat (7/11) bertekad melaksanakan rencana tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.