Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Peringatkan Konflik Ukraina Bisa Picu Perang Dunia ke-3

📅 Sabtu, 13 Des 2025, 21:32 WIB | Oleh:
Trump Peringatkan Konflik Ukraina Bisa Picu Perang Dunia ke-3 Doc: X - The White House
Ket. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memperingatkan bahwa konflik di Ukraina berpotensi meningkat menjadi Perang Dunia III. Hal tersebut dapat terjadi jika konflik terus berlanjut tanpa kendali, dilansir dari TASS, Sabtu (13/12).

Peringatan tersebut disampaikan Trump kepada wartawan di Gedung Putih, di mana ia menegaskan keinginannya agar perang segera dihentikan. Trump mengatakan pemerintahannya tengah bekerja keras untuk menghentikan konflik tersebut.

Menurut dia, perang di Ukraina sebenarnya tidak terlalu mempengaruhi Amerika Serikat secara langsung dan dampaknya akan besar jika situasinya berkembang di luar kendali dan memicu eskalasi global.

Pada November, Washington DC mengajukan rencana perdamaian 28 poin untuk menyelesaikan konflik Ukraina. Namun, rencana tersebut memicu ketidakpuasan di kalangan mitra Eropa Kyiv yang menginginkan perubahan signifikan terhadap dokumen itu.

Trump kemudian menyatakan bahwa rencana awal Amerika Serikat telah direvisi dengan mempertimbangkan posisi Moskwa dan Kyiv. Ia menambahkan bahwa hanya beberapa isu yang masih perlu diselesaikan dalam upaya mencapai kesepakatan.

Sebagai bagian dari proses diplomasi, perwakilan Amerika Serikat mengadakan pembicaraan dengan delegasi Ukraina di Florida. Selain itu, pejabat AS juga menggelar pertemuan terpisah dengan perwakilan Russia di Moskwa.

Pada Senin (8/12) lalu, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, berjanji akan menyerahkan versi rencana perdamaian 20 poin kepada Amerika Serikat. Rencana tersebut disusun bersama para pemimpin Eropa. Dua hari kemudian, pada Rabu (10/12), sebuah proposal lanjutan disampaikan kepada Trump yang mencakup kemungkinan konsesi wilayah oleh Ukraina sebagai bagian dari rencana penyelesaian konflik.

Amerika Serikat terus berupaya memainkan peran aktif dalam diplomasi untuk mengakhiri perang Ukraina. Arah masa depan konflik tersebut dinilai sangat bergantung pada hasil perundingan lanjutan antara pihak-pihak terkait. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.