Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkebunan Anggur di Bali Utara, Serasa di Eropa

📅 Kamis, 11 Des 2025, 07:35 WIB | Oleh:
Perkebunan Anggur di Bali Utara, Serasa di Eropa Doc: antara foto
Ket. Perkebunan anggur di Bali Utara.

BALI - Perkebunan anggur selama ini dianggap sebagai salah satu pemandangan lazim yang ditemukan di negara-negara yang memiliki empat musim.

Tetapi ternyata, wisatawan tidak perlu jauh-jauh pergi karena di Bali Utara ternyata ada sebuah kebun milik Hatten Wines Vineyard yang membudidayakan beragam varietas anggur merah dan putih di lahan seluas 12 hektare.

Event and Community Manager Hatten Wines Vineyard I.G.A.A Reditya Candradewi di Bali, Selasa (9/12) mengatakan bahwa untuk berkeliling kebun pengunjung harus membayar sebesar Rp100 ribu terlebih dahulu.

Kebun yang terletak di Jalan Seririt-Gilimanuk, Sanggalangit, Bali itu memiliki pohon anggur yang ditanam menggunakan metode yang lebih modern dan ditata dengan rapi. Pengunjung bisa mengabadikan momen di sana.

Di kebun itu terdapat sebuah bangunan bergaya kastil kecil di Eropa yang biasa digunakan untuk sarapan bersama hotel-hotel yang bekerja sama dengan Hatten.

Tempat ini cocok untuk bersantai dengan tenang karena memiliki latar pemandangan yang dinikmati berupa hamparan kebun anggur dengan langit jernih beserta udara sejuk layaknya berjalan-jalan di kebun Eropa atau Australia.

Jalanannya juga diberikan bebatuan kecil yang menambah kecantikan tempat yang dibangun oleh Ida Bagus Rai Budarsa di tahun 1994 itu.

Selama mengitari perkebunan, pengunjung akan ditemani oleh pemandu berpengalaman yang memberikan beragam informasi menarik mulai dari proses penanaman, cara panen sampai rekomendasi terkait makanan atau penggunaan wine yang tepat ketika memasak.

Salah satu anggur yang ditanam adalah anggur Bali untuk diolah menjadi wine lokal berkualitas. Bagi pengunjung yang berminat dapat mencicipinya melalui sesi wine-tasting.

Misalnya, seperti Sweet Alexandria, Aga White atau Aga Rose. Hatten juga memperbolehkan pengunjung untuk membeli langsung produk mereka sebagai oleh-oleh yang ingin di bawa pulang.

Harga wine yang ditawarkan berkisar dari Rp200 ribu sampai Rp400 ribu per botol.

Dewi mengatakan keunikan dari penanaman anggur yang ditanam di Bali yaitu dapat dipanen sebanyak tiga kali dalam setahun. Suhu dan cuaca di Bali Utara mendukung anggur berkembang dengan lebih baik.

Jika beruntung, pengunjung dapat melihat proses pemetikan anggur.

"Kalau di sini biasa kita panen itu sekitar bulan Agustus sampai September. Saat itu kalau berbuah wisatawan bisa ikut memetik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.