Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Pandeglang-Pemkot Tangsel Kerja Sama Perbaiki TPA Bangkonol

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 15:48 WIB | Oleh:
Pemkab Pandeglang-Pemkot Tangsel Kerja Sama Perbaiki TPA Bangkonol Doc: ANTARA/Desi Purnama Sari
Ket. Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi di Pendopo Gubernur Banten, Serang, Selasa (12/8).

Serang -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, Banten bekerja sama dalam pengelolaan sampah dengan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) untuk memperbaiki dan meningkatkan status Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol di Kecamatan Cigeulis.

Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi di Serang, Selasa, mengatakan kerja sama ini solusi atas teguran Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang meminta TPA tersebut tidak lagi beroperasi dengan sistem "open dumping" atau pembuangan terbuka.

"Kerja sama ini semata-mata untuk menyelamatkan TPA Bangkonol. Karena TPA ini sudah ada teguran dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk bagaimana tidak menjadi 'open dumping' tapi menjadi 'sanitary landfill'," katanya.

Dia menjelaskan metode "open dumping" yang selama ini diterapkan memiliki dampak pencemaran luar biasa, sehingga perbaikan TPA menjadi prioritas yang harus segera diselesaikan.

Meski kontrak antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pandeglang dan Pemkot Tangsel sudah ditandatangani, ia memastikan bahwa pihaknya belum mulai menerima kiriman sampah dari Tangsel.

"Kita belum bisa menerima sampah dari Tangsel karena analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) sedang kami garap. Setelah amdal selesai dan fasilitas 'sanitary landfill' siap, maka kita akan mulai menerima," katanya.

Dalam kerja sama yang berdurasi empat tahun tersebut, Pemkab Pandeglang akan mendapatkan sejumlah keuntungan, di antaranya bantuan keuangan khusus untuk pembangunan fasilitas di TPA, penyediaan mesin memilah sampah (MRM), serta jasa pelayanan persampahan sebesar Rp250 ribu per ton dan perluasan lahan 3,5 hektare untuk perluasan TPA.

"Kita juga bayar retribusinya per kubik Rp125 untuk kompensasi dampak negatif bagi masyarakat di sekitar TPA," katanya.

Menanggapi adanya pro dan kontra di masyarakat, Iing menyatakan pemerintah daerah tengah gencar memberikan edukasi dan pemahaman mengenai manfaat jangka panjang dari kerja sama tersebut untuk kelestarian lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.