Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Implan yang Integrasikan Otak dan AI Siap Ubah Pengobatan Neurologis

📅 Kamis, 11 Des 2025, 07:40 WIB | Oleh:

Mereka juga memverifikasi bahwa chip tersebut dapat merekam sinyal saraf secara andal dan stabil dari waktu ke waktu, seperti yang diuraikan dalam studi baru ini. Studi awal pada pasien manusia sedang berlangsung, yang berfokus pada perekaman jangka pendek selama operasi.

“Studi awal ini memberi kita data yang sangat berharga tentang bagaimana perangkat tersebut bekerja dalam pengaturan bedah yang sebenarnya,” kata Youngerman. “Implan dapat dimasukkan melalui sayatan minimal invasif di tengkorak dan digeser langsung ke permukaan otak di ruang subdural. Bentuknya yang setipis kertas dan tidak adanya elektroda atau kabel yang menembus otak yang mengikat implan ke tengkorak meminimalkan reaktivitas jaringan dan degradasi sinyal dari waktu ke waktu.”

Pengujian praklinis ekstensif BISC di korteks motorik dan visual melibatkan kolaborasi dengan Dr. Tolias dan Bijan Pesaran, profesor bedah saraf di Universitas Pennsylvania, yang merupakan pemimpin yang diakui dalam ilmu saraf komputasional dan sistem.

“Miniaturisasi ekstrem oleh BISC sangat menarik sebagai platform untuk generasi baru teknologi implan yang juga berinteraksi dengan otak dengan modalitas lain seperti cahaya dan suara,” kata Pesaran.

Dikembangkan dalam program Desain Sistem Rekayasa Saraf dari Badan Proyek Penelitian Lanjutan Pertahanan (DARPA), BISC menggabungkan keahlian Universitas Columbia dalam mikroelektronika, program ilmu saraf mutakhir di Stanford dan Penn, dan inovasi bedah dari NewYork-Presbyterian/Columbia University Irving Medical Center.

Aplikasi Otak Masa Depan

Untuk mempercepat kemajuan menuju penggunaan praktis, para peneliti Columbia dan Stanford menciptakan Kampto Neurotech, sebuah perusahaan spin-off yang didirikan oleh alumni teknik elektro Columbia, Dr. Nanyu Zeng, salah satu insinyur utama dalam proyek tersebut. Kampto Neurotech sedang mengerjakan versi komersial chip untuk penelitian praklinis dan mencari dukungan untuk memajukan teknologi ini menuju penggunaan di masa depan pada manusia.

“Ini adalah cara yang sangat berbeda untuk membangun perangkat BCI,” kata Zeng. “Dengan cara ini, BISC memiliki kemampuan teknologi yang jauh melampaui perangkat pesaing,” tambahnya.

Seiring kemajuan kecerdasan buatan, teknologi BCI (Brain-Computer Interface) semakin menarik minat, baik untuk memulihkan kemampuan yang hilang pada penderita penyakit neurologis maupun untuk berpotensi meningkatkan fungsi normal dengan menciptakan koneksi langsung antara otak dan mesin.

“Dengan menggabungkan perekaman saraf beresolusi ultra tinggi dengan pengoperasian nirkabel sepenuhnya, dan memasangkannya dengan algoritma dekoding dan stimulasi canggih, kita bergerak menuju masa depan di mana otak dan sistem AI dapat berinteraksi tanpa hambatan — tidak hanya untuk penelitian, tetapi juga untuk kepentingan manusia,” kata Shepard.

“Ini dapat mengubah cara kita mengobati gangguan otak, cara kita berinteraksi dengan mesin, dan pada akhirnya cara manusia berinteraksi dengan AI,” katanya. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

17 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

23 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.