Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Aktifkan Skema Sekolah Darurat untuk Siswa di Sumatera

📅 Rabu, 10 Des 2025, 17:23 WIB | Oleh:
Pemerintah Aktifkan Skema Sekolah Darurat untuk Siswa di Sumatera Doc: ANTARA/Syifa Yulinnas
Ket. Kondisi ruang kelas yang roboh pasca diterjang banjir di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Langkahan Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Aceh, Sabtu (6/12).

JAKARTA -- Staf Khusus Wakil Presiden Nico Harjanto mengemukakan bahwa pemerintah memfasilitasi sekolah darurat untuk keberlangsungan kegiatan belajar mengajar siswa di sejumlah wilayah terdampak bencana Sumatera.

Nico, dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa meskipun ribuan fasilitas pendidikan mengalami kerusakan, negara tidak boleh membiarkan anak-anak kehilangan akses belajar terlalu lama.

"Di sektor pendidikan, pemerintah juga berupaya keras agar anak-anak tidak kehilangan hak belajar dalam waktu yang lama," katanya.

Dari total 2.798 sekolah yang rusak, pemerintah bergerak cepat melalui program Emergency School Support untuk menjamin kegiatan belajar tetap berlangsung.

“Prinsipnya sederhana, meskipun sekolah rusak, semangat belajar tidak boleh ikut runtuh,” ujar Nico.

Upaya darurat mulai dilakukan dengan mendistribusikan ruang kelas darurat, tenda sekolah, dan berbagai perlengkapan belajar ke wilayah-wilayah yang mengalami dampak bencana paling berat.

Nico mengatakan langkah tersebut diharapkan dapat memastikan proses pembelajaran tetap berlanjut meskipun kondisi fisik sekolah belum sepenuhnya pulih.

Sebagai penguatan, kata Nico, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menyiapkan 126 tenda ruang kelas darurat serta 10.200 paket perlengkapan sekolah untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Nico menyebut penyediaan fasilitas ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga masa depan anak-anak di tengah krisis.

Tidak hanya penanganan jangka pendek, menurut dia, pemerintah juga telah memasukkan wilayah terdampak bencana dalam prioritas revitalisasi sekolah tahun 2026.

“Ini bukan sekadar penyediaan fasilitas, tetapi juga upaya menjaga harapan dan masa depan anak-anak di tengah situasi sulit,” ujar Nico.

Kemendikdasmen mengaktifkan skema darurat setelah 2.798 sekolah di Sumbar, Aceh, dan Sumut rusak akibat banjir dan longsor.

Pemerintah memprioritaskan keberlanjutan pembelajaran dengan tenda kelas, penjadwalan fleksibel, serta ujian akhir sekolah (UAS) yang diserahkan sepenuhnya kepada daerah.

Kemendikdasmen melakukan kaji cepat untuk memetakan kerusakan dan kebutuhan pendidikan. Tercatat, 208 ribu siswa dan 19 ribu guru terdampak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Dorong Penguat...
Megapolitan
Setu Babakan Kemungkinan Ba...
Luar Negeri
Tragedi Sekolah Pakistan: A...

Wali Kota Dukung Penuh Investasi di Kota Bogor

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Dukung Penuh Inve...
Advertisement
Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.