Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

10 Lurah Finalis Benyamin S. Award Ditantang Adakan Festival Kelurahan

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 15:49 WIB | Oleh:
10 Lurah Finalis Benyamin S. Award Ditantang Adakan Festival Kelurahan Doc: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta
Ket. Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Sigit Wijatmoko.

JAKARTA -- Sebanyak 10 lurah finalis Benyamin S Award 2026 ditantang untuk mengadakan Festival Kelurahan yang menampilkan potensi wilayah, inovasi, program unggulan, serta keterlibatan aktif masyarakat.

Ke-10 finalis tersebut, yakni Lurah Kebon Sirih, Lurah Kelapa Gading Timur, Lurah Srengseng, Lurah Sukabumi Utara, Lurah Taman Sari, Lurah Kebon Baru, Lurah Cilandak Barat, Lurah Utan Kayu Selatan, Lurah Malaka Sari, dan Lurah Pulau Panggang. Mereka terpilih dari total 52 lurah dari 267 kelurahan di Jakarta.

“Benyamin S Award merupakan bentuk penghargaan atas kinerja, capaian, serta kerja keras para lurah dalam proses penyelenggaraan pemerintahan untuk menjadikan wilayah Jakarta semakin Bersih, Nyaman, Indah, dan Sejahtera,” kata Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Sigit Wijatmoko, dalam keterangan resmi, Kamis.

Memasuki penyelenggaraan tahun kedua, penghargaan itu bertujuan mendorong peningkatan kinerja pemerintahan kelurahan melalui inovasi, penataan lingkungan, dan partisipasi masyarakat.

Penilaian pada penghargaan tersebut terdiri dari empat kategori, yaitu Bersih, Nyaman, Indah, dan Sejahtera. Kategori Bersih mencakup inovasi pengelolaan sampah, sanitasi, dan kampanye sadar lingkungan.

Kategori Nyaman mencakup keamanan, keteraturan, respons layanan publik, dan ruang ramah warga. Kategori Indah berfokus pada penataan ruang publik dan estetika lingkungan, sedangkan kategori Sejahtera meliputi pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), layanan sosial, inklusi sosial, dan partisipasi masyarakat.

Penjurian final melibatkan empat orang juri, yaitu Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota Nirwono Joga, Ketua Umum Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Lingkungan Indonesia Endra S Atmawidjaja, Dewan Pembina Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) Wicaksono Sarosa, serta pengamat tata kota Yayat Supriyatna.

Sigit menyebutkan keterlibatan warga merupakan unsur penting dalam membangun tata kelola wilayah yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurut dia, sinergi pada tingkat akar rumput menjadi pijakan dalam menemukenali masalah, membangun semangat gotong royong sekaligus menumbuhkan kreativitas warga dalam melahirkan inovasi atas tantangan perkotaan.

"Ini adalah modal sosial yang menjadi fondasi utama bagi ketahanan serta keberlanjutan kota,” ujar Sigit.

Dia juga menyebutkan penguatan peran kelurahan turut mendukung transformasi Jakarta menuju pusat perekonomian nasional dan kota global.

Upaya tersebut, kata dia, dilakukan melalui penguatan koordinasi antarperangkat daerah, kolaborasi dengan masyarakat, serta pengembangan inovasi yang tetap mempertahankan karakteristik budaya lokal.

Sementara itu, nama Benyamin S Award terinspirasi dari almarhum Benyamin Sueb, yaitu seniman dan budayawan Betawi yang dikenal melalui karya-karyanya. Rangkaian Benyamin S Award 2026 dijadwalkan berlanjut dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang pada 30 Oktober 2026. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Dorong Penguat...
Megapolitan
Setu Babakan Kemungkinan Ba...
Luar Negeri
Tragedi Sekolah Pakistan: A...
Megapolitan
Wali Kota Dukung Penuh Inve...
Advertisement
Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.