Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPK: Skor SPI 2025 Naik, tapi Perilaku Korupsi Masih Ada

📅 Rabu, 10 Des 2025, 03:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
KPK: Skor SPI 2025 Naik, tapi Perilaku Korupsi Masih Ada Doc: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Ket. Ketua KPK Setyo Budiyanto (tengah), Wakil Ketua KPK Johanis Tanak (kiri), Wakil Ketua KPK Agus Joko Pramono (kedua kiri), Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto (kedua kanan), dan Wakil Ketua KPK (Ibnu Basuki Widodo (Kanan) saat Puncak Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025.

YOGYAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan skor Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 mencapai 72,32 poin, atau meningkat dari SPI 2024 yang tercatat 71,53 poin.

“SPI ini adalah Survei Penilaian Integritas. Dia merupakan pelengkap dari Indeks Persepsi Korupsi. Skornya memang meningkat,” ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto dalam puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang digelar di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (9/12).

Walaupun demikian, Setyo mengatakan skor 72,32 poin masih terhitung rentang. Terlebih, bila dibandingkan dengan kementerian/lembaga ataupun pemerintah daerah yang tercatat memiliki skor hingga melewati angka 80.

“Skor ini bukan hanya sekadar angka, melainkan menunjukkan bahwa perilaku korupsi di masing-masing (instansi) itu masih ada,” jelasnya.

Oleh sebab itu, dia menyarankan pimpinan kementerian/lembaga maupun pemda untuk menugaskan inspektorat masing-masing, dan membedah skor SPI 2025 bersama KPK, terutama dengan Kedeputian Pencegahan dan Monitoring.

“Nanti dibedah di bagian apa yang risiko integritasnya masih rendah, potensi kerawanan-kerawanan terhadap gratifikasi, suap, dan lain-lain masih rendah. Semua bisa dilihat, bisa diukur, dan kami lakukan (survei) angka ini secara jujur. Tidak ada kemudian bisa di-upgrade (diperbaiki),” ujarnya.

Bila terdapat kecurangan dalam pengisian SPI, kata dia, maka KPK dapat ­menemukannya.

Diwakili Menteri

Dalam kesempatan itu, KPK mengatakan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara peringatan Hakordia 2025 diwakili oleh jajaran menteri di Kabinet Merah Putih. “Kehadiran beliau juga terwakili olehbeberapa menteri, kemudian kepala lembaga yang berkenan hadir,” ujar Setyo Budiyanto.

Menurut dia, kehadiran para menteri atau kepala lembaga tersebut menunjukkan komitmen Pemerintahan Presiden Prabowo terhadap pemberantasan korupsi. “Saya yakin pesan yang disampaikan adalah komitmen terhadap pemberantasan korupsi tetap harus dilaksanakan, dan itu sejalan dengan apa yang sering beliau sampaikan pada beberapa event (acara) di dalam negeri maupun luar negeri,” katanya.

Selain itu, dia memandang Presiden Prabowo tetap komit memberantas korupsi, seperti tercantum dalam program pemerintahan yang bertajuk Astacita.

Adapun sejumlah menteriyang menghadiri acara tersebut di antaranya Menkomdigi Meutya Hafid, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri PPA Arifatul Choiri Fauzi, Mentrans Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.