Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satgas PHKE Gandeng UNRI Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi

📅 Selasa, 09 Des 2025, 13:43 WIB | Oleh:
Satgas PHKE Gandeng UNRI Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Doc: antara foto
Ket. Seminar percepatan hilirisasi dan ketahanan energi.

PEKANBARU - Satuan Tugas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi (Satgas PHKE) menggandeng Universitas Riau menggelar Seminar Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi dengan tema Integrasi Ketahanan Energi, Ekonomi Sirkular dan Kesejahteraan Rakyat.

Sekretaris Sekretariat Satgas PHKE, Dani Setiawan di Kampus UNRI, Kota Pekanbaru, Selasa (9/12), mengatakan kegiatan ini merupakan seminar kedelapan di Indonesia. Seminar kali ini berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Sosial Politik UNRI.

Dalam sambutannya dia menyampaikan, satgas ini dibentuk melalui Keputusan Presiden nomor 1 tahun 2025 tentang Pembentukan Satuan Tugas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional.

Kepres memberikan tugas kepada satgas untuk mengusulkan usulan-usulan proyek-proyek strategis terkait dengan realisasi dan ketahanan energi yang lebih besar.

"Sejak Bulan Mei kami sudah menyampaikan kepada Presiden ada 18 proyek hilirisasi dan ketahanan energi nasional senilai Rp600 triliun yang sekarang prosesnya sedang dilakukan tahap 'visibility studies' oleh PT Danantara," katanya.

Menurutnya presiden memerintahkan untuk segera dipercepat proses pengajuan 18 proyek hilirisasi dan ketahanan energi tersebut. Salah satunya mengusulkan untuk membangun industri pengolahan kelapa dan usulan lokasinya ada di provinsi Riau.

"Karena itu kami penting sekali untuk bisa berdiskusi mendapatkan input masukan dari civitas akademika di Riau terutama di Universitas Riau tentang rencana dan masukan strategis untuk mendorong hilirisasi pertanian dan perkebunan," ujarnya.

Pada tempat lain juga ada proyek hilirisasi mineral dan batu bara setelah dimulai dengan nikel zaman Presiden Joko Widodo. Oleh karena itu lanjutnya perlu dukungan pelaku usaha masyarakat sipil agar agenda strategis ini bisa dikawal bersama-sama.

"Kami yakin sekali bahwa agenda ini sangat penting dan dimaksudkan menyiapkan untuk membawa Indonesia menjadi semakin maju mengolah sumber daya dan komunitas sumber daya alam kita agar memiliki nilai tambah yang lebih besar," katanya.

Selain itu, .juga sangat penting bagaimana membangun industri-industri lainnya untuk menyediakan lapangan kerja yang lebih luas dan lebih masif bagi seluruh masyarakat Indonesia dan tentu saja dikelola dan dilakukan secara berkelanjutan.

Dalam seminar ini menjadi narasumber Tim Ahli Anggota Pelaksana Satgas PHKE, M. Kholid Syeirazi, Guru Besar Sosiologi FISIP UNRI, Prof. Dr. Yusmar Yusuf, Koordinator Wahana Lingkungan Hidup Riau, Ahlul Fadli, dan Bupati Inderagiri Hilir, Herman.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Riau, Prof. Hermandra yang membuka kegiatan ini berharap seminar ini bisa diaktualisasikan di kehidupan nyata yakni memberikan dampak positif terhadap bangsa dan negara.

"Seperti tema yang telah kita tentukan yakni mengintegrasikan ketahanan energi. Kalau kami di kampus kita harus mencari apa sebenarnya definisi mengintegrasi itu bagaimana strateginya kita memanfaatkan berbagai sumber energi sumber energi," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.