Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Buku 'Indonesia Scenes on Screen' Langkah Strategis Promosikan RI di Industri Film Global

📅 Selasa, 09 Des 2025, 17:20 WIB | Oleh:
Buku 'Indonesia Scenes on Screen' Langkah Strategis Promosikan RI di Industri Film Global Doc: ANTARA/HO Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi dari PT. Havelaar Prakarsa Internasional di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (20/11).

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya menegaskan buku “Indonesia Scenes on Screen” bukan sekadar publikasi, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan visibilitas Indonesia di industri film dunia serta memperkuat posisi ekonomi kreatif nasional melalui promosi lokasi syuting berkelas internasional.

“Buku ini sebuah karya kolaboratif yang mendokumentasikan keindahan dan karakter visual lokasi-lokasi syuting di Indonesia, bukan sekedar publikasi, namun merupakan langkah strategis untuk memperkuat visibilitas di Indonesia di industri film global,” ujar Menekraf pada sambutan video yang diputar pada acara peluncuran buku yang diinisiasi TVRI tersebut di Jakarta, Selasa (9/12).

Teuku menekankan bahwa buku ini bukan hanya mendokumentasikan keindahan visual nusantara, melainkan juga menjadi instrumen penting untuk menghubungkan Indonesia dengan jejaring kreator dan industri audiovisual dunia.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan buku ini menghadirkan referensi kredibel bagi sineas, rumah produksi, serta kreator baik dalam maupun luar negeri untuk menemukan lokasi syuting dengan karakter visual yang kuat, unik, dan autentik, nilai yang semakin dicari dalam produksi film dan serial berskala internasional.

“Buku ini sekaligus menjadi referensi kredibel bagi sineas, rumah produksi, dan kreator, baik dalam maupun luar negeri untuk mencari lokasi syuting dengan karakter visual yang kuat, unik, dan otentik,” kata dia.

Lebih jauh, “Indonesia Scenes on Screen” diposisikan sebagai media promosi destinasi kreatif yang dapat mendorong nilai ekonomi kreatif daerah.

Dengan menampilkan keragaman visual dari berbagai wilayah, buku ini diharapkan memicu minat produksi asing untuk memilih Indonesia sebagai lokasi pengambilan gambar, yang pada gilirannya berpotensi mendongkrak pariwisata, mendatangkan investasi, membuka lapangan kerja, dan tentunya memperkenalkan budaya lokal ke khalayak global.

"Lebih dari itu, buku ini juga menjadi media promosi destinasi yang menyeratakan nilai ekonomi kreatif di berbagai daerah. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Semoga buku ini menjadi sumber inspirasi, membuka peluang kerjasama baru, dan memberikan kontribusinya bagi pertumbuhan industri kreatif nasional." imbuh Menekraf.

Pada buku tersebut, lebih dari 30 lokasi syuting spektakuler di berbagai wilayah Nusantara dipresentasikan dengan ulasan mendalam tentang keindahan visual, nilai historis, dan kekayaan budaya.

“Di beberapa negara, industri pariwisatanya melonjak pesat setelah lokasinya masuk ke layar lebar, dalam sejarah, Thailand mengalami lonjakan Industri pariwisata yang sangat luar biasa setelah James Bond syuting di sana, kemudian Malaysia juga setelah menara Petronas menjadi lokasi syuting film,” kata Direktur Utama TVRI Iman Brotoseno.

Selain menyasar para pembuat film dan kreator televisi, buku ini juga menjadi referensi bagi pelaku turisme film, wisatawan, hingga para diplomat Indonesia yang membutuhkan instrumen promosi berkelas untuk memperkenalkan keindahan Indonesia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.