Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Inklusi, Kemenkop UMKM Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Disabilitas

📅 Minggu, 07 Des 2025, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dukung Inklusi, Kemenkop UMKM Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Disabilitas Doc: Antara
Ket. Menteri UMKM Maman Abdurrahman memberikan paparan saat menghadiri agenda InklusiLand dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional di Tangerang, Minggu (7/12).

Kabupaten Tangerang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk mendukung peran orang tua penyandang disabilitas agar mandiri secara ekonomi melalui bantuan kegiatan bisnis/usaha.

"Yang sudah kita jalankan yaitu membantu bagi yang sudah punya usaha, kita bantu misalnya akses pembiayaan, lalu misalnya mereka belum ada tempat, kita bantu fasilitas publik untuk mereka bisa jualan," ucap Menteri UMKM Maman Abdurrahman.

Saat menghadiri agenda InklusiLand dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional di Tangerang, Minggu (7/12), Maman menyampaikan, pemerintah secara konsisten akan mendukung peningkatan ekonomi terhadap para penyandang disabilitas, terkhusus bagi peran orang tuanya.

Sebab, lanjutnya, mereka dinilai sangat membutuhkan ruang tambahan dalam meningkatkan kebutuhan ekonominya."Maka dari itu kita lebih menitikberatkan ke orang tuanya. Nah itu bagi yang memang sudah punya usaha kita bantu, kita dorong di scale up usaha-usahanya," ujarnya.

Maman menyatakan, bagi para orang tua anak penyandang disabilitas yang memiliki usaha akan dikolaborasikan dengan program-program yang ada di Kementerian UMKM seperti bantuan promosi, pelatihan hingga bantuan modal usaha.

"Tapi memang bagi yang belum, kita melalui beberapa organisasi-organisasi penyandang disabilitas, kita bantu untuk mulai memberikan pelatihan-pelatihan untuk memulai usaha. Ini yang sudah kita lakukan," ungkapnya.Selain itu, kata dia, pemerintah juga akan mendorong percepatan digitalisasi pada UMKM yang dijalankan oleh penyandang disabilitas dengan fokus pada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus.

"Kalau rata-rata orang tuanya, mereka yang memang pengusaha-pengusaha UMKM, mereka pelan-pelan sudah mulai akan beralih ke digitalisasi," tuturnya.

Maman mengakui saat ini sulitnya akses pembiayaan permodalan melalui kredit perbankan juga menjadi tantangan dalam upaya pengembangan UMKM para disabilitas.

"Yang sudah kita jalankan itu membantu bagi yang sudah punya usaha, kita bantu akses pembiayaan, lalu misalnya mereka belum ada tempat, kita bantu fasilitas publik untuk mereka bisa jualan," jelasnya.
Menurutnya, menciptakan ekosistem bisnis digital yang inklusif itu diperlukan kolaborasi dengan beberapa organisasi masyarakat yang fokus dalam isu-isu disabilitas.

"Ini sama perlakuannya dengan semua usaha mikro ataupun kecil, kita mendorong untuk mereka sudah mulai on boarding di e-commerce ataupun melek digital," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.