Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

14 Kecamatan Diterjang Banjir Longsor, Pemkab Bandung Berlakukan Tanggap Darurat

📅 Sabtu, 06 Des 2025, 13:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
14 Kecamatan Diterjang Banjir Longsor, Pemkab Bandung Berlakukan Tanggap Darurat Doc: ANTARA
Ket. Foto udara suasana kawasan yang terkena bencana longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (6/12/2025). Tanah longsor yang terjadi pada Jumat (5/12) petang itu menyebabkan sebanyak lima rumah rusak dan tiga warga masih dalam pencarian.

BANDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat resmi berlakukan status tanggap darurat bencana setelah bencana banjir dan longsor yang menimpa belasan kecamatan di Kabupaten Bandung.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Wahyudin di Bandung, Sabtu, mengatakan pemkab setempat resmi menetapkan status keadaan darurat bencana banjir dan longsor mulai 6-19 Desember 2025.

“Bupati menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan longsor di wilayah Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat pada Status Tanggap Darurat 6 Desember sampai dengan 19 Desember 2025," ujarnya.

Keputusan tanggap darurat tersebut tertuang dalam keputusan Bupati Bandung nomor 300.2.1/KEP.731-BPBD/2025 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat.

Ia mengatakan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung memprediksi akhir pekan ini kondisi cuaca di wilayah Bandung Raya bakal terjadi cuaca ekstrem, termasuk hujan sedang hingga sangat lebat.

Sebelumnya, banjir dan longsor terjadi di 14 Kecamatan di wilayah Kabupaten Bandung akibat hujan deras yang terjadi sejak Kamis (4/12) sore hingga malam.

BPBD Kabupaten Bandung mencatat peristiwa longsor terjadi di Kecamatan Soreang, Cangkuang, Cimaung, Pasirjambu, Kertasari, Ciwidey, dan Arjasari.

Sementara itu, banjir melanda sejumlah wilayah, yakni Kecamatan Soreang, Bojongsoang, Banjaran, Dayeuhkolot, Margaasih, Katapang, Pameungpeuk, dan Baleendah.

Tim gabungan Pemerintah Kabupaten Bandung, BPBD, kepolisian, dan pihak lainnya masih terus melakukan evakuasi serta penanganan bencana di sejumlah lokasi terdampak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.