Raphinha Jadi Pembeda, Barcelona Kian Solid dalam Perburuan Gelar La Liga
📅 Jumat, 05 Des 2025, 09:04 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
BARCELONA, SPANYOL - Pulihnya Raphinha dari cedera menjadi dorongan besar bagi Barcelona, membantu klub raksasa Catalan merangkak kembali menuju performa terbaik sekaligus merebut posisi puncak klasemen La Liga.
Penyerang asal Brasil itu kemungkinan besar akan menjadi nama pertama dalam daftar susunan pemain Hansi Flick untuk laga sulit melawan Real Betis, Sabtu (6/12) waktu setempat, saat Barca berupaya menjauh empat poin dari Real Madrid.
Raphinha mencetak gol penting saat Barcelona menundukkan Atletico Madrid di Camp Nou, Selasa lalu, dan akhir pekan sebelumnya ia menciptakan dua assist dalam kemenangan atas Alaves pada laga debut starter-nya sejak mengalami cedera hamstring pada September.
Musim lalu, Raphinha menjadi elemen vital dalam perjalanan Barcelona meraih dua gelar domestik. Ia menorehkan 34 gol dan 26 assist dalam 57 penampilan di semua kompetisi.
Namun performa impresif itu hanya membawanya finis di posisi kelima dalam Ballon d'Or, hasil yang mengecewakannya, terlihat dari unggahan-unggahan di media sosial yang menyoroti pencapaian pribadinya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, bahkan ikut membela sang winger.
“Raphinha bermain di mana saja… dia mencetak gol, dia menekan lawan. Saya tidak tahu bagaimana dia tidak memenangkan Ballon d'Or,” ujar Simeone kepada Movistar.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, juga tak menutupi kebahagiaannya atas kembalinya sang pemain 28 tahun itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ketika dia berada di lapangan, dia meningkatkan dinamika dan intensitas tim,” kata Flick usai menaklukkan Atletico.
“Semua orang terpengaruh olehnya. Anda bisa melihatnya jelas di lapangan. Apa yang dia berikan hari ini sungguh luar biasa dan sangat penting.”
Raphinha memang menjadi pemimpin Barcelona di atas lapangan, terutama dalam sektor pressing. Ia kerap menegur rekan-rekannya yang dianggap kurang agresif, sesuatu yang sangat vital dalam sistem Flick yang mengandalkan garis pertahanan tinggi.
“Saya sering merasa seperti terlalu memaksa, terlalu banyak bicara. Banyak momen ketika rekan-rekan menganggap saya cerewet dan menuntut terlalu banyak, tapi begitulah diri saya,” ujar Raphinha pekan lalu.
“Saya menuntut lebih dari orang-orang yang aku tahu bisa memberi lebih. Seseorang harus melakukannya, dan saya menerima tanggung jawab itu. Setelah di ruang ganti, kami saling berpelukan dan merayakan kemenangan.”
Bahkan Flick sempat menjadi sasaran motivasi winger itu. Pelatih itu tertangkap kamera duduk sendirian di bangku cadangan dengan ekspresi muram usai menang atas Alaves. Raphinha mencoba menyemangatinya, tetapi baru kemenangan atas Atletico yang benar-benar mengangkat suasana hati sang pelatih asal Jerman. Memenangi laga di Sevilla akhir pekan ini akan makin meningkatkan moralnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!