Menanamkan Nilai-nilai Antikorupsi dari Keluarga
📅 Senin, 25 Mei 2026, 17:29 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Keluarga merupakan ruang menyemai nilai-nilai termasuk budaya antikorupsi. Festival film antikorupsi, Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) 2026 menggandeng komunitas Ruang Nonton menghadirkan edukasi antikorupsi lewat film dan ruang diskusi guna menanamkan nilai antikorupsi bagi keluarga.
Mengusung tema ACFFEST 2026, “Dari Lensa, Integritas Terjaga!”, kegiatan yang digelar di RPTRA Pinang Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (23/5), itu dihadiri lebih dari 150 peserta yang terdiri dari penggerak PKK, pemerintah kelurahan, guru PAUD, serta masyarakat dan keluarga, mulai dari anak hingga orang tua.
Penyuluh antikorupsi, Nurhuda, dalam sesi diskusi, mengatakan pendidikan antikorupsi tidak harus selalu disampaikan melalui pendekatan formal. Dia dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah dan interaksi sehari-hari dalam keluarga.
“Ada sembilan nilai integritas yang selalu disosialisasikan oleh KPK, yaitu jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras. Semua itu disingkat menjadi Jumat Bersepeda KK,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Minggu.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Tidak hanya menonton film, para peserta juga aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, hingga menyampaikan pandangan mereka mengenai tantangan membangun kebiasaan jujur di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Nisa, perwakilan dari komunitas Ruang Nonton, menuturkan lewat program ini diharapkan ruang-ruang diskusi khususnya terkait kampanye antikorupsi bisa terus tumbuh di masyarakat. “Film diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi medium refleksi dan percakapan yang mampu memperkuat kesadaran kolektif tentang pentingnya membangun generasi yang berintegritas sejak dini,” katanya.
Dalam kegiatan ini, peserta menonton tiga film pendek yaitu “Liburan Diam-Diam”, “Pirates Sepuluh Ribuan”, dan “Subur Itu Jujur”. Ketiga film tersebut mengangkat berbagai fenomena yang sering dianggap sederhana dalam kehidupan sehari-hari, tetapi sesungguhnya berkaitan dengan perilaku tidak jujur dan tindakan koruptif.
Film-film ini juga memperlihatkan bagaimana keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kebiasaan, dan nilai integritas pada anak sejak dini. Kegiatan Ruang Nonton Keluarga turut menghadirkan Putri Indonesia Sumatera Utara 2 Tahun 2025 Morana Angelica yang berbagi cerita mengenai besarnya pengaruh keluarga dalam perjalanan hidupnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam sesi diskusi, Morana menyampaikan bahwa nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran yang ditanamkan sejak kecil menjadi fondasi penting dalam membentuk dirinya hingga mampu melaju sebagai perwakilan Sumatera Utara di ajang Putri Indonesia.
“Ibu-ibu harus jadi orang tua yang percaya diri, agar anaknya juga ikut percaya diri,” sambungnya ketika mengingat pola asuh sang ibu yang membawanya hingga sampai di titik saat ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!