Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan Evaluasi Enam Perusahaan Pemegang Izin Manfaat Hutan

📅 Jumat, 05 Des 2025, 17:45 WIB | Oleh:
Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan Evaluasi Enam Perusahaan Pemegang Izin Manfaat Hutan Doc: antara foto
Ket. Rapat koordinasi dengan para perwakilan pelaku usaha pemanfaatan hutan dari berbagai perusahaan, instansi pemerintah, dan Balai Pengelolaan Hutan Lestari Wilayah XI.

BANJARBARU - Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) mengevaluasi pencapaian rencana kerja tahunan pemanfaatan hutan (RKTPH) 2025 terhadap enam perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH).

Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra di Banjarbaru, Jumat, mengatakan evaluasi RKTPH merupakan langkah strategis untuk memastikan pengelolaan hutan berjalan sesuai prinsip keberlanjutan dan target yang telah ditetapkan pada 2025.

“Dishut Kalsel berharap adanya peningkatan kinerja dan komitmen bersama dari seluruh PBPH dalam mencapai target RKTPH,” ujarnya.

Ia menyebut evaluasi menyeluruh dilaksanakan dalam rapat koordinasi dengan menghadirkan para perwakilan pelaku usaha pemanfaatan hutan dari berbagai perusahaan, instansi pemerintah, dan Balai Pengelolaan Hutan Lestari Wilayah XI.

“Fokus utama untuk meninjau capaian RKTPH 2025 yang telah disusun oleh para perusahaan pemegang izin baik di hutan alam maupun hutan tanaman,” katanya.

Dalam rapat evaluasi, para perwakilan perusahaan memaparkan realisasi rencana kerja masing-masing serta mengidentifikasi berbagai kendala yang menghambat pelaksanaan.

Beberapa perusahaan yang hadir, antara lain PT Aya Yayang Indonesia, PT Batulicin Bumi Bersujud, PT Dwima Intiga, PT Hutan Rindang Banua, PT Inhutani I, dan PT Kirana Chatulistiwa.

Dishut Kalsel bersama perwakilan perusahaan juga membahas solusi atas hambatan teknis maupun administratif yang ditemui di lapangan.

Ia mengapresiasi kehadiran seluruh peserta yang terlibat dalam evaluasi pemanfaatan hutan tersebut.

“Evaluasi ini diharapkan mampu memperkuat upaya pemanfaatan hutan yang produktif, berkelanjutan, serta mendukung pembangunan ekonomi daerah dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Fathimatuzzahra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.