Sukacita Natal Kembali Bersemi di Betlehem Usai Dua Tahun Absen
📅 Kamis, 04 Des 2025, 15:48 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP/Hazem Bader
RAMALLAH - Jajaran pejabat di Kota Betlehem, Tepi Barat, pada Rabu (3/12) memulai persiapan untuk perayaan Natal tahun ini, perayaan pertama setelah dua tahun absen akibat operasi militer Israel di Jalur Gaza.
Dalam konferensi pers di gedung pemerintah Kota Betlehem, Wali Kota Betlehem Maher Nicola Canawati mengatakan kota tersebut tetap menjadi "simbol perdamaian dan harapan" terlepas dari tekanan yang dihadapi warga Palestina.
Ia mengatakan ketangguhan Betlehem dan pesan kemanusiaannya terus "menjadi teladan bagi yang lain."
Menurut Canawati, pohon Natal di Manger Square akan dinyalakan pada Sabtu (6/12) dalam upacara yang dihadiri oleh para pejabat Palestina, diplomat yang secara resmi ditugaskan sebagai perwakilan untuk Negara Palestina dan perwakilan dari kota-kota kembar Betlehem di Eropa.
Menurut data resmi, lebih dari 3,5 juta wisatawan mengunjungi wilayah Palestina pada 2019 sebelum pandemi COVID-19, sebagian besar di Betlehem.
Menteri Pariwisata dan Kepurbakalaan Palestina Hani al-Hayek mengatakan perayaan tahun ini berlangsung di salah satu masa paling sulit yang dihadapi warga Palestina.
Menurutnya, pariwisata sangat penting untuk melestarikan warisan Palestina serta mempertahankan posisi wilayah tersebut di peta pariwisata global.
Kepala Kepolisian Betlehem Murad Qandah, mengatakan semua persiapan keamanan untuk acara penyalaan pohon Natal dan acara terkait telah rampung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyampaikan bahwa 600 lebih petugas akan dikerahkan serta unit dukungan dan penyelamatan baru telah dibentuk untuk meningkatkan respons darurat dan memastikan keamanan pengunjung.
Betlehem, tempat berdirinya Gereja Kelahiran (Church of the Nativity) yang dibangun pada abad ke-4 di atas gua tempat umat Kristen meyakini Yesus dilahirkan, merupakan salah satu destinasi utama bagi peziarah dari seluruh dunia.
Berdasarkan Perjanjian Oslo 1993, otoritas sipil dan keamanan di Betlehem diserahkan kepada Otoritas Palestina pada 1995. Ant/Xinhua
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!