Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hong Kong Bentuk Komite Independen untuk Menyelidiki Kebakaran Apartemen dengan Korban Tewas Lebih dari 150 Orang

📅 Selasa, 02 Des 2025, 21:00 WIB | Oleh:

Warga Wang Fuk Court diberitahu oleh pihak berwenang tahun lalu bahwa mereka menghadapi "risiko kebakaran yang relatif rendah" setelah mengeluh tentang bahaya kebakaran yang ditimbulkan oleh renovasi, kata Departemen Tenaga Kerja kota.

Warga menyampaikan kekhawatiran mereka pada September 2024, termasuk tentang potensi mudah terbakarnya jaring yang digunakan kontraktor untuk menutupi perancah, kata juru bicara departemen.

Pengujian pada beberapa sampel jaring hijau yang dililitkan di sekitar perancah bambu pada bangunan saat terjadi kebakaran tidak memenuhi standar tahan api, kata pejabat yang mengawasi investigasi tersebut dalam konferensi pers pada hari Senin.

Kontraktor yang mengerjakan renovasi menggunakan material di bawah standar ini di area yang sulit dijangkau, sehingga secara efektif menyembunyikannya dari inspektur, kata Kepala Menteri Eric Chan.

Para pejabat mengatakan, insulasi busa yang digunakan kontraktor juga mengipasi api dan alarm kebakaran di kompleks tersebut tidak berfungsi dengan baik.

Ribuan warga hadir untuk memberikan penghormatan kepada para korban, termasuk sedikitnya sembilan pembantu rumah tangga asal Indonesia dan satu orang asal Filipina.

Acara peringatan juga akan diadakan minggu ini di Tokyo, Taipei dan London.

Bangunan-bangunan yang tersisa yang sedang diperiksa untuk mencari sisa-sisanya adalah yang rusak paling parah dan pencarian mungkin memakan waktu berminggu-minggu, kata pihak berwenang.

Gambar yang dibagikan oleh polisi menunjukkan petugas yang mengenakan pakaian hazmat, masker wajah, dan helm, memeriksa ruangan-ruangan dengan dinding yang menghitam dan perabotan yang telah menjadi abu, dan berjalan melalui air yang digunakan untuk memadamkan api yang berkobar selama berhari-hari.

Lebih dari 60 hewan peliharaan, termasuk 34 kucing, 12 anjing, dan 7 kura-kura, tewas dalam kebakaran tersebut, menurut Lembaga Pencegahan Kekejaman terhadap Hewan. Lebih dari 200 hewan peliharaan berhasil diselamatkan.

Menurut data sensus, blok apartemen tersebut dihuni lebih dari 4.000 orang, dan mereka yang berhasil melarikan diri kini harus berusaha mengembalikan kehidupan mereka seperti sedia kala.

Hampir 1.500 orang telah dipindahkan dari pusat evakuasi ke perumahan sementara, dengan 945 orang lainnya ditempatkan di hostel pemuda dan hotel, kata pihak berwenang.

Karena banyaknya penduduk yang meninggalkan barang-barang mereka saat mengungsi, pihak berwenang telah menawarkan dana darurat sebesar 10.000 dolar Hong Kong (1.284 dolar AS) kepada setiap rumah tangga dan memberikan bantuan khusus untuk menerbitkan kartu identitas, paspor, dan surat nikah baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

40 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.