Korban Kebakaran Bertambah, Polisi Hong Kong Tangkap 3 Orang
📅 Kamis, 27 Nov 2025, 15:16 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: BBC
HONG KONG - Polisi Hong Kong menangkap tiga orang pimpinan perusahaan konstruksi yang diduga memicu kebakaran besar kompleks apartemen di distrik Tai Po, Rabu (26/11). Setidaknya 55 orang tewas dan lebih dari 270 orang belum diketahui keberadaannya.
Mengutip laporan BBC, para pejabat pada Kamis (27/11) pagi mengatakan api telah terkendali pada empat dari tujuh bangunan yang terdampak, dan mereka berharap dapat memadamkan sisa api pada malam hari.
Seiring meredanya api, pertanyaan kini muncul tentang bagaimana api awalnya bermula, dan siapa yang harus bertanggung jawab.
Polisi telah menangkap tiga orang eksekutif perusahaan konstruksi atas dugaan pembunuhan yang berkaitan dengan bahan-bahan yang mudah terbakar, termasuk kasa dan lembaran plastik, yang mungkin menyebabkan api menyebar dengan cepat.
Polisi mengatakan bahwa api kemungkinan menyebar melalui perancah yang tidak aman dan material busa yang digunakan selama pekerjaan pemeliharaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hampir sehari penuh setelah kebakaran terjadi, petugas pemadam kebakaran kesulitan menjangkau warga yang mungkin terjebak di lantai atas kompleks perumahan Wang Fuk Court akibat panas yang menyengat dan asap tebal dari kebakaran yang terjadi pada Rabu sore.
Kompleks di distrik Tai Po ini memiliki 2.000 apartemen yang tersebar di delapan blok.
Pada Kamis dini hari, pihak berwenang mengatakan telah mengendalikan api di empat dari tujuh blok, sementara operasi pemadaman di tiga blok masih berlanjut setelah lebih dari 15 jam. Polisi mengatakan selain bangunan-bangunan yang ditutupi lembaran jaring pelindung dan plastik yang mungkin tidak memenuhi standar kebakaran, mereka menemukan beberapa jendela di salah satu bangunan yang tidak terdampak disegel dengan bahan busa, yang dipasang oleh perusahaan konstruksi yang sedang melakukan pekerjaan pemeliharaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami memiliki alasan untuk meyakini bahwa pihak-pihak yang bertanggung jawab di perusahaan tersebut sangat lalai, yang menyebabkan kecelakaan ini dan menyebabkan api menyebar tak terkendali, yang mengakibatkan banyak korban jiwa," kata Eileen Chung, seorang kepala polisi Hong Kong.
Tiga pria dari perusahaan konstruksi tersebut, dua direktur dan satu konsultan teknik, telah ditangkap atas dugaan pembunuhan dalam kebakaran tersebut, tambahnya.
Kebakaran tersebut diklasifikasikan sebagai kebakaran tingkat lima, tingkat paling serius di Hong Kong.
"Saya bisa mencium baunya di udara," tulis koresponden BBC pagi ini, saat gumpalan asap tebal menggantung di atas gedung-gedung yang terbakar di Pengadilan Wang Fuk.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!