Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aceh Tengah Masih Terisolasi, Warga Alami Krisis Pangan

📅 Selasa, 02 Des 2025, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aceh Tengah Masih Terisolasi, Warga Alami Krisis Pangan Doc: Antara
Ket. Satu rumah warga rusak dampak bencana tanah longsor di Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (29/11).

Banda Aceh - Setelah kejadian bencana banjir dan tanah longsor pada 27 November 2025, Kabupaten Aceh Tengah hingga saat ini masih dalam keadaan terisolasi, bahkan mengalami darurat pangan.

"Sekarang masyarakat Aceh Tengah kesulitan bahan pangan. Beras tidak ada lagi yang jual, masyarakat terancam kelaparan," kata Ketua KNPI Aceh Tengah Feri Yanto di Aceh Tengah, Selasa (2/12).

Feri menyampaikan dampak dari kondisi ini, masyarakat mulai panik dan mulai menjarah toko-toko yang masih menyimpan beras serta bahan sembako, tetapi tidak dijual.

"Kemarin masyarakat mulai menjarah beberapa Indomaret dan Alfamart. Masyarakat marah, karena mereka tutup, tapi di dalamnya masih ada stok beras dan sembako," ujarnya.

Selain itu, kondisi di Aceh Tengah saat ini juga mengalami kelangkaan LPG, BBM serta kesulitan air bersih.

Tak hanya itu, listrik di wilayah ini juga masih padam total dan jaringan internet untuk akses informasi dan komunikasi masyarakat belum pulih.

"Kita berharap pemerintah provinsi dan pusat bisa lebih cepat dalam penanganan setelah bencana. Ini memang bencana besar di seluruh Aceh dan Sumatera, tapi kondisi masyarakat sudah sangat labil, tidak bisa menunggu lebih lama," kata Feri.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Aceh Tengah Andalila mengatakan bantuan pangan berupa beras baru masuk pada Senin, 1 Desember 2025.

Menurutnya, bantuan beras tersebut hanya sebanyak 6,5 ton untuk wilayah Aceh Tengah. Sedangkan untuk bahan sembako lainnya masih sangat minim.

"Sampai saat ini kita memang masih sangat kekurangan untuk sembako. Beras kemarin ada masuk 13 ton, tapi kita bagi dua dengan Kabupaten Bener Meriah, jadi kita dapat 6,5 ton," kata Andalila.

Dia menuturkan Aceh Tengah saat ini masih terisolasi dengan akses jalan masuk ke wilayah ini terputus dihantam banjir dan tanah longsor.

Menurutnya, 75 persen wilayah Aceh Tengah terdampak bencana dan luluh lantak diterjang banjir dan tanah longsor.

"Data sementara, hingga saat ini dilaporkan sebanyak 22 orang meninggal dunia dan 23 orang masih dalam pencarian," kata Andalila.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Olahraga
Kalah dari Persija, Pelatih...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.