Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Operasi SAR Terbesar 2024–2025! Basarnas Kerahkan 6.000 Personel untuk Selamatkan Sumatera

📅 Senin, 01 Des 2025, 16:27 WIB | Oleh:
Operasi SAR Terbesar 2024–2025! Basarnas Kerahkan 6.000 Personel untuk Selamatkan Sumatera Doc: ANTARA/Iggoy el Fitra
Ket. Petugas Basarnas menurunkan seorang korban banjir yang sakit dari helikopter, di Lanud Sutan Sjahrir Padang, Sumatera Barat, Senin (1/12/2025). Korban yang mengalami stroke itu dievakuasi dari daerah terdampak banjir bandang yang masih terisolir di Nagari Muaro Pingai, Solok, Sumbat.

JAKARTA - Basarnas menyebut operasi SAR di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai pengerahan terbesar sepanjang 2024–2025, setelah akses darat di banyak wilayah tak dapat dipulihkan cepat.

Lebih dari 6.000 personel, termasuk dukungan TNI, Polri, dan potensi SAR, diturunkan bersama armada udara, laut, dan darat untuk menjangkau kawasan terisolasi akibat banjir dan longsor.

Kepala Basarnas, Mohammad Syafii dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Senin, melaporkan bahwa pengerahan besar-besaran ini dilakukan setelah evaluasi pada hari keempat tanggap darurat menunjukkan akses darat tidak dapat dipulihkan cepat, sehingga sebagian besar bantuan dan evakuasi dilakukan melalui udara.

Basarnas mengerahkan lebih dari 6.000 personel SAR untuk operasi tanggap darurat bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana hidrometeorologi sejak 25 November 2025.

"Bila melihat luas cakupan wilayah jumlah personel kita sangat kurang. Jadi kekuatan tersebut selain personel Basarnas yang diperkuat kantor SAR dari berbagai daerah, juga mesti melibatkan unsur potensi SAR, serta dukungan TNI-Polri dan relawan," kata dia.

Dia memaparkan di Provinsi Aceh, total personel yang terlibat mencapai 389 orang, terdiri atas 165 personel Basarnas dan 224 potensi SAR. Mereka bertugas menangani banjir dan longsor di wilayah yang aksesnya masih terputus, termasuk Aceh Utara, Bireuen, Pidie, dan kawasan pegunungan tengah.

Untuk Sumatera Utara, kekuatan yang dikerahkan jauh lebih besar. Operasi dipimpin Kantor SAR Medan dengan dukungan 121 personel Basarnas, yang diperkuat oleh 5.378 potensi SAR dari berbagai unsur.

Adapun total kekuatan SAR mencapai 5.500 personel, menjadikannya operasi terbesar di antara ketiga provinsi tersebut, mengingat luasnya cakupan kerusakan di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Mandailing Natal, hingga Humbang Hasundutan.

Sementara di Sumatera Barat, Kantor SAR Padang mengerahkan 128 personel dibantu tambahan kekuatan dari kapal dan helikopter Basarnas.

Dengan begitu total personel gabungan dalam operasi SAR mencapai sekitar lebih dari 150 orang yang difokuskan pada penanganan longsor dan banjir bandang di Kabupaten Agam, Tanah Datar, Pesisir Selatan, dan kota/kabupaten lainnya.

Sementara untuk kelengkapan peralatan SAR yang dikerahkan terdiri atas tiga unit helikopter, 10 unit drone thermal, tiga kapal laut, 61 perahu karet, 26 truk, 29 unit mobil dobel gardan, 34 unit motor trail. Masing-masing dari Basarnas Pusat di Jakarta, Kantor SAR Aceh, Medan, Nias, Padang, Tanjung Pinang, Pekanbaru, Bengkulu, Jambi, Mentawai dan Palembang

Syafii memastikan kekuatan tersebut masih dapat bertambah, karena Basarnas terus mengirim dukungan dari sejumlah kantor SAR sekitar, termasuk pengerahan kapal, helikopter, dan peralatan pendukung untuk menjangkau wilayah yang masih terisolasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
KAI: Kunjungan Wisatawan La...
Nasional
Bapanas akan Mobilisasi Sto...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.