Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bentuk Solidaritas, Warga Cape Town Gelar Aksi Damai Bela Palestina

📅 Minggu, 30 Nov 2025, 20:26 WIB | Oleh:
Bentuk Solidaritas, Warga Cape Town Gelar Aksi Damai Bela Palestina Doc: AFP/RODGER BOSCH

Cape Town - Ratusan orang pada Sabtu (29/11) membentuk rantai manusia di Cape Town, ibu kota legislatif Afrika Selatan, untuk memprotes tindakan Israel di Palestina pada Hari Solidaritas Internasional dengan Rakyat Palestina.

Aksi unjuk rasa tersebut, yang diselenggarakan oleh organisasi Palestine Solidarity Campaign dan didukung oleh berbagai organisasi dan partai politik pro-Palestina, juga menyampaikan dukungan kepada masyarakat di Republik Demokratik Kongo, Sudan, dan wilayah-wilayah lain yang sedang mengalami krisis.

Di dekat patung kacamata Nelson Mandela yang ikonik di area Sea Point, Cape Town, para aktivis menyerukan pembebasan tahanan politik Palestina, Marwan Barghouti, yang secara luas dianggap sebagai "Mandela dari Palestina", serta mereka yang masih ditahan di penjara-penjara Israel, yang banyak di antaranya tanpa dakwaan.

Para peserta rantai manusia itu juga mengangkat kain seluas 2.000 meter persegi dengan warna-warna bendera Palestina, dengan setiap kotak pada kain itu mewakili dan menghormati warga Palestina yang tewas dalam konflik Gaza.

Pihak penyelenggara mendesak pemerintah Afrika Selatan untuk mengesahkan Rencana Undang-Undang (RUU) Apartheid, yang secara resmi diberi nama RUU Implementasi Konvensi Internasional tentang Penindasan dan Penghukuman Kejahatan Apartheid 2025 (Implementation of the International Convention on the Suppression and Punishment of the Crime of Apartheid Bill, 2025).

Menurut sebuah pernyataan yang dirilis sebelum unjuk rasa tersebut, legislasi penting yang saat ini berada di Parlemen itu akan memberikan yurisdiksi ekstrateritorial kepada pengadilan Afrika Selatan untuk mengadili kejahatan apartheid yang dilakukan di mana pun di dunia.

Unjuk rasa itu juga menyerukan langkah-langkah boikot, divestasi, dan sanksi komprehensif terhadap Israel, serta penghentian ekspor batu bara dan senjata ke negara tersebut dan penutupan kedutaan besarnya di Afrika Selatan, demikian warta Xinhua. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
Duka Gempa NTT Sampai ke Am...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.