Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Gowa Masih Berjuang Keras Melawan Stunting

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 00:35 WIB | Oleh:
Pemkab Gowa Masih Berjuang Keras Melawan Stunting Doc: ist
Ket. penurunan stunting

GOWA – Upaya menurunkan kekerdilan atau stunting masih menjadi pekerjaan beratPemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan memperkuat kolaborasi lintas sektoral untuk melanjutkan upaya serius menurunkan stunting sehingga pada masa mendatang sumber daya manusia (SDM) di daerah setempat berkualitas. Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin di Gowa, Kamis, mengatakan selama tiga tahun terakhir angka prevalensi stunting di daerah itu mengalami penurunan cukup signifikan. Pada 2022 angka stunting 33 persen, turun pada 2023 menjadi 21,1 persen, dan pada 2024 menjadi 17 persen.

Pemkab Gowa, ujarnya, berkomitmen serius dalam menurunkan angka stunting dengan menjadikan sebagai agenda strategis karena hasilnya berdampak langsung terhadap kualitas SDM pada masa mendatang. Ia menjelaskan persoalan stunting bukan hanya menyangkut pertumbuhan fisik anak, tetapi juga kemampuan belajar dan produktivitas mereka pada di masa mendatang.

Oleh karena itu, kata Darmawangsyah Muin yang juga Ketua Tim Percepatan Penururan Stunting (TPPS) Kabupaten Gowa tersebut, seluruh langkah percepatan penanganan harus dilakukan secara kolaboratif dan berkesinambungan. "TPPS telah bekerja mulai dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan untuk memastikan seluruh intervensi berjalan terpadu dan tepat sasaran," katanya.

Dia mengatakan penurunan stunting di wilayah itu berhasil meraih penghargaan sebagai daerah dengan angka stunting terendah di Sulawesi Selatan serta penghargaan nasional kinerja percepatan penurunan stunting yang mengantarkan Gowa menerima Dana Insentif Fiskal 2025.

Ke depan, kata dia, penguatan kolaboratif akan dilakukan melalui intervensi lintas sektor, termasuk Gerakan Orang Tua Asuh yang melibatkan perbankan (Himbara), Dompet Dhuafa, Baznas, TNI-Polri, dunia usaha, dan berbagai donatur lainnya. Ia mengatakan program tersebut membantu keluarga berisiko melalui dukungan pangan bergizi, edukasi, dan pendampingan berkelanjutan.

Pemkab Gowa juga memperkuat koordinasi organisasi perangkat daerah (OPD), puskesmas dan Balai Penyuluh KB untuk memastikan pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi gizi, sanitasi, dan layanan kesehatan dasar berjalan lebih efektif. "Kami meminta agar seluruh TPPS menjaga soliditas dan memastikan intervensi berbasis data serta tepat sasaran," katanya. Ia juga mendorong perbankan, lembaga sosial, dan dunia usaha memperluas peran dalam percepatan penurunan stunting.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Gunung Piramid Disisir untuk Mencari Dua Pendaki yang Hilang

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Gunung Piramid Disisir untu...

Turnamen Cincinnati Open akan Diwarnai Duet Dua Williams

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Turnamen Cincinnati Open ak...

Gelar Mubadala Milik Taylor Fritz

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelar Mubadala Milik Taylor...
Megapolitan
Obat Keras Daftar G Sebanya...

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

45 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...

Harga Telur di Tingkat Pengecer di Kabupaten Lebak Turun

51 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...

4 Tempat Usaha Don Ritto Mulai Disisir Petugas Kejagung

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...
Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

04 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.