Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB Mulai Proses Seleksi Sekretaris Jenderal

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 02:15 WIB | Oleh:
PBB Mulai Proses Seleksi Sekretaris Jenderal Doc: AFP/MUNIR UZ ZAMAN
Ket. Michelle Bachelet

NEW YORK - Pencarian Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa berikutnya diluncurkan Selasa (25/11), saat negara-negara anggota diundang untuk mengirimkan nominasi untuk menggantikan Antonio Guterres yang masa jabatan berakhir pada tahun 2027.

Dalam surat dari para pemimpin PBB kepada 193 negara anggota, organisasi antarpemerintah global berusia 80 tahun itu mencari kandidat dengan pengalaman luas dalam hubungan internasional, diplomasi, dan keterampilan berbahasa.

"Jabatan Sekretaris Jenderal sangat penting dan menuntut standar efisiensi, kompetensi, dan integritas tertinggi, serta komitmen kuat terhadap tujuan dan prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa," demikian bunyi surat bersama dari Duta Besar Sierra Leone sekaligus Presiden Dewan Keamanan saat ini, Michael Imran Kanu, dan Presiden Majelis Umum, Annalena Baerbock.

Beberapa negara anggota mengadvokasi agar seorang perempuan dipilih dan dalam suratnya, pimpinan PBB mencatat dengan penyesalan bahwa tidak ada perempuan yang pernah menduduki jabatan Sekretaris Jenderal dan menyerukan kepada para anggota untuk mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh pencalonan perempuan.

Beberapa nama yang sudah masuk dalam pertimbangan termasuk mantan Presiden Cile Michelle Bachelet, kepala Badan Tenaga Atom Internasional Argentina Rafael Grossi, dan Rebeca Grynspan dari Kosta Rika, yang saat ini memimpin badan PBB untuk perdagangan dan pembangunan (UNCTAD).

Ada tradisi rotasi geografis, yang akan menjadikan kandidat dari Amerika Latin pada giliran kali ini, tetapi tradisi itu tidak selalu diikuti. Surat tersebut mencatat pentingnya keberagaman regional tanpa menentukan wilayah yang disyaratkan.

Para kandidat dapat menjalani wawancara publik, prosedur transparansi yang pertama kali digunakan selama seleksi tahun 2016 yang memungkinkan masa jabatan pertama Guterres.

Anggota Dewan Keamanan akan memulai proses seleksi formal pada akhir Juli, dan lima anggota tetap dengan hak veto yaitu Amerika Serikat, Tiongkok, Russia, Inggris, dan Prancis, akan menentukan putusan akhir bagi para kandidat.

Setelah Dewan Keamanan membuat rekomendasinya, Majelis dapat memilih sekretaris jenderal untuk masa jabatan lima tahun yang dimulai pada 1 Januari 2027, dan dapat diperpanjang satu kali. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.