Anggota DPR Imbau Tingkatkan Kewaspadaan di TengahCuaca Ekstrem
📅 Kamis, 27 Nov 2025, 16:05 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Iggoy el Fitra
Jakarta -- Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di banyak wilayah yang dapat memicu terjadinya bencana.
“Masyarakat harus tetap waspada, terutama yang tinggal di bantaran sungai, lereng perbukitan, dan wilayah rawan banjir serta longsor. Keselamatan adalah yang utama,” kata Lisda dikutip di Jakarta, Kamis.
Berikutnya dia menyampaikan keprihatinannya atas bencana banjir yang melanda sejumlah daerah, seperti di Sumatera Barat. Ia mendorong adanya langkah strategis dan kajian komprehensif dari pemerintah untuk mengatasi bencana tahunan tersebut.
“Di tengah kondisi ini, saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, serta menyatakan dukungan penuh kepada seluruh warga yang terdampak. Kita berharap proses evakuasi, penyaluran bantuan, dan pemulihan segera berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.
Menurutnya, bencana banjir yang kembali terjadi membawa dampak serius bagi masyarakat, mulai dari kerusakan rumah, terganggunya aktivitas ekonomi, hingga memaksa warga mengungsi.
Lisda mencontohkan Sumatera Barat telah menjadi langganan banjir tahunan, sehingga dibutuhkan langkah strategis dan kajian komprehensif dari masing-masing pemerintah kabupaten/kota.
“Kondisi ini tidak bisa terus dibiarkan berulang setiap tahun. Harus ada upaya serius dari daerah untuk menyiapkan kajian penanggulangan, mitigasi, dan solusi permanen. Tidak hanya reaktif saat banjir, tapi preventif sebelum bencana terjadi,” katanya.
Lisda mendorong percepatan sejumlah proposal bantuan kebencanaan yang diajukan daerah terdampak. Bantuan tersebut mencakup dukungan logistik, kebutuhan dasar masyarakat, hingga intervensi pemulihan pascabencana maupun Infrastruktur.
“Saya sudah mengomunikasikan beberapa kebutuhan mendesak ke Kementerian Sosial dan BNPB. Proposal bantuan dari daerah sedang kita kawal agar segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Ia juga mengaku terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait langkah-langkah penanganan pascabencana. Menurutnya, percepatan pendataan kerusakan infrastruktur, rumah warga, dan fasilitas umum menjadi bagian penting agar bantuan pusat dapat segera turun.
“Koordinasi dengan BNPB kita lakukan secara intensif. Kita ingin penanganan pascabencana di Sumbar lebih cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan di lapangan. Dalam waktu dekat Kepala BNPB rencananya juga akan turun langsung ke Sumbar, khususnya di Padang Pariaman,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno telah menyebut pentingnya kolaborasi multipihak untuk membangun kesadaran bencana.
"Kita harus menjadi bangsa yang tangguh menghadapi bencana. Oleh karena itu, kerja sama antara pemerintah dan swasta menjadi penting. Kita perlu membantu Basarnas, BNPB, seluruh aparat pemerintah bersama-sama menyelamatkan warga, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketangguhan menghadapi bencana," ujar dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!