Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masa Jabatan Guterres Berakhir Akhir 2026, PBB Buka Nominasi Calon Sekjen Baru

📅 Rabu, 26 Nov 2025, 22:03 WIB | Oleh:
Masa Jabatan Guterres Berakhir Akhir 2026, PBB Buka Nominasi Calon Sekjen Baru Doc: AFP/Fabrice Coffrini

JENEWA - Perserikatan Bangsa-Bangsa secara resmi memulai proses pemilihan dan pengangkatan sekretaris jenderal PBB berikutnya pada Selasa (25/11).

Presiden Majelis Umum PBB (United Nations General Assembly/UNGA) Annalena Baerbock menyampaikan dalam sebuah pernyataan bahwa dirinya telah menandatangani surat bersama dengan Michael Imran Kanu, presiden dewan keamanan (DK) PBB untuk bulan November yang juga perwakilan tetap Sierra Leone untuk PBB. Surat tersebut secara resmi mengawali proses seleksi dan penunjukan sekjen PBB berikutnya.

Dengan diterbitkannya surat bersama tersebut, presiden UNGA dan presiden DK PBB mengundang negara-negara anggota PBB menominasikan kandidat untuk posisi sekjen PBB, yang akan menjabat mulai 1 Januari 2027. Surat itu juga mencakup seruan kepada negara-negara anggota agar mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh untuk mencalonkan perempuan sebagai kandidat sekjen.

Sebagai presiden UNGA, Baerbock menuturkan dirinya akan "memastikan bahwa proses (seleksi) itu mencerminkan prinsip-prinsip Piagam PBB serta komitmen dan nilai-nilai terbaik yang kita miliki bersama,"

"Seleksi sekjen berikutnya diadakan pada momen penting bagi PBB. Kita sedang dihadapkan pada peningkatan konflik, krisis iklim yang berkembang cepat, kebutuhan kemanusiaan yang kian meluas, hambatan yang terus berlanjut dalam implementasi Agenda 2030 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, serta penolakan yang kian besar terhadap hak asasi manusia," ujar Baerbock.

Sistem multilateral, dengan PBB sebagai intinya, sedang menghadapi tekanan keuangan dan politik yang kian meningkat, sementara dunia "membutuhkan PBB lebih dari sebelumnya," ujar Baerbock.

"Dunia menaruh harapan kepada sekjen berikutnya untuk memberikan kepemimpinan yang kuat, berdedikasi, dan efektif dalam mewujudkan tiga pilar PBB, yaitu perdamaian dan keamanan, hak asasi manusia, dan pembangunan, serta membuat PBB siap menghadapi masa depan," kata presiden UNGA tersebut.

Antonio Guterres, sekjen PBB saat ini sekaligus yang kesembilan, mulai menjabat pada Januari 2017. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...

Rival Jadi Mitra, Tiongkok-India Ubah Peta Asia

45 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Rival Jadi Mitra, Tiongkok-...
Megapolitan
Bekasi Kejar Investasi Hing...
Nasional
Perlindungan Data UMKM Perl...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.