Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Jatim Khofifah Targetkan Swasembada Daging 2029: “Empat Tahun Lagi Kita Bisa Mandiri!”

📅 Senin, 24 Nov 2025, 21:38 WIB | Oleh:
Gubernur Jatim Khofifah Targetkan Swasembada Daging 2029: “Empat Tahun Lagi Kita Bisa Mandiri!” Doc: ANTARA/Zumrotun Solichah
Ket. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan dalam Gerakan Serentak Pelayanan Inseminasi Buatan 2025 di City Forest Kabupaten Jember, Senin (24/11).

JEMBER - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen percepatan swasembada daging nasional pada 2029 dengan memperkuat sinergi lintas provinsi dan mendorong program inseminasi buatan secara masif. 

Upaya ini dinilai menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan impor daging yang masih mencapai 58 persen dari kebutuhan nasional.

Saat menghadiri Gerakan Serentak Pelayanan Inseminasi Buatan 2025 di Kabupaten Jember, Senin, Khofifah mengatakan bahwa saat ini Indonesia masih mengimpor daging sekitar 58 persen dari kebutuhan nasional. 

"Kalau bisa memaksimalkan sinergi dengan provinsi yang memiliki sentra ternak, maka Indonesia bisa swasembada daging maksimal empat tahun ke depan," katanya .

Menurutnya sektor peternakan kini memasuki babak penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan gerakan inseminasi buatan secara serentak itu bukan hanya kegiatan rutin, tetapi bagian dari strategi besar menyiapkan Jawa Timur sebagai pemasok daging nasional.

Menurutnya, penguatan sektor peternakan harus dilakukan secara terpadu mulai dari inseminasi buatan, pemeriksaan kebuntingan, hingga vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK).

Ia menjelaskan Pemprov Jatim menerapkan berbagai strategi percepatan untuk menopang swasembada daging sapi dengan sinergi banyak pihak dengan fokus vaksinasi PMK di seluruh kabupaten/kota.

Selain itu juga melaksanakan gerakan inseminasi buatan untuk mempercepat kelahiran dan melakukan pemeriksaan kebuntingan untuk memastikan inseminasi buatan itu berhasil.

"Jika semua bergerak bersama peternak, penggemuk, perguruan tinggi, asosiasi dokter hewan, hingga pelaku usaha maka Indonesia bisa mencapai swasembada daging dalam kurun waktu tiga sampai empat tahun ke depan," katanya.

Khofifah mengatakan Jawa Timur sudah berada pada posisi siap untuk menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional. Dengan potensi yang dimiliki, maka Provinsi Jawa Timur telah memasuki fase kedaulatan pangan. 

"Setelah swasembada beras dan peluang besar swasembada gula tahun depan, swasembada daging adalah target yang sangat mungkin dicapai. Insya Allah, Jawa Timur akan menjadi garda terdepan mendukung program pangan nasional Presiden Prabowo," ujarnya.

Kegiatan itu juga menjadi puncak Gerakan Inseminasi Buatan Serentak Provinsi Jawa Timur yang berhasil mencatatkan prestasi membanggakan yaitu penerimaan piagam Rekor MURI untuk kategori inseminasi buatan pada ternak sapi terbanyak dalam kurun waktu satu tahun. 

Pencapaian itu didukung oleh 1.417 petugas IB, 7.000 petugas pemeriksa kebuntingan (PKB), serta 58 pengawas dan 95 pengawas obat hewan yang menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan hewan di Jawa Timur.

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Jember sebagai lokasi pusat pelaksanaan Gerakan IB Serentak 2025 dimana target yang dicanangkan Pemprov Jatim dan pemerintah pusat menjadi dorongan penting bagi wilayah setempat untuk terus meningkatkan produktivitas sektor peternakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Megapolitan
Menteri ESDM Bahlil Terpant...
Luar Negeri
KBRI Ungkap Puluhan WNI ber...

Mendulang emas di Sungai Mahakam

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Mendulang emas di Sungai Ma...

Produksi ikan kering di Maumere turun

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Produksi ikan kering di Mau...

Pameran benda seni jaranan di Trenggalek

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pameran benda seni jaranan ...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.