Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gagas Perubahan: BP Taskin Dorong Pengentasan Kemiskinan Melalui Aset, Akses, dan Kolaborasi

📅 Senin, 24 Nov 2025, 16:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gagas Perubahan: BP Taskin Dorong Pengentasan Kemiskinan Melalui Aset, Akses, dan Kolaborasi Doc: Koran Jakarta/M.Fachri
Ket. Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sujatmiko memberi paparan saat diskusi sinergi dalam narasi bertema “Satu Tahun Bergerak Mengentaskan Kemiskinan” di kantor BP Taskin, Jakarta, Senin (24/11).

Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) menyelenggarakan Media Gathering bertempat di Gedung BP Taskin, Jakarta, sebagai upaya memperkuat sinergi dan menyampaikan berbagai langkah strategis lembaga dalam mendukung percepatan pengentasan kemiskinan secara terpadu di Indonesia.

BP Taskin merupakan lembaga non-struktural yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2024 melalui Peraturan Presiden Nomor 163 Tahun 2024. Kehadiran BP Taskin menandai komitmen pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan melalui pendekatan yang lebih komprehensif, terukur, dan berkelanjutan.


Dalam paparannya, Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko, M.Sc, M.Phil, menjelaskan bahwa definisi kemiskinan tidak dapat disederhanakan hanya sebagai kekurangan uang tunai.

 “Selama ini pengentasan kemiskinan kerap dipahami sebatas pemberian Bantuan Sosial atau Bantuan Langsung Tunai. BP Taskin merumuskan bahwa kemiskinan tidak hanya terkait kekurangan uang, melainkan juga kekurangan aset dan akses, seperti kepemilikan tanah, rumah, hewan ternak, serta akses ekonomi yang dinamis,” ujarnya.

Dengan memahami akar persoalan tersebut, BP Taskin hadir untuk menyoroti dan mengatasi kemiskinan melalui tiga dimensi: kekurangan uang, kekurangan aset, dan keterbatasan akses.

Sebagai lembaga koordinatif, BP Taskin bekerja sama dengan kementerian, lembaga pemerintah pusat, dan pemerintah daerah untuk memastikan sinkronisasi, koordinasi, monitoring, serta evaluasi berbagai program pengentasan kemiskinan. Kolaborasi ini diharapkan menciptakan integrasi program yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Salah satu fokus BP Taskin adalah memperkuat intervensi di daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi di seluruh provinsi. Bersama Kementerian Koperasi dan UKM, BP Taskin mendorong pembangunan 80.000 koperasi sekaligus menghadirkan pendampingan khusus bagi wilayah-wilayah miskin agar mampu meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat.

BP Taskin juga telah mengimplementasikan berbagai program pro-rakyat, antara lain pembagian becak listrik gratis di sejumlah kabupaten—meliputi Jepara, Demak, Kudus, Indramayu, Tangerang, Tegal, dan Kendal—serta pengadaan fasilitas jamban di kawasan-kawasan kumuh di DKI Jakarta. Serta berbagai program lainnya tengah berjalan dan terus diperluas sesuai kebutuhan daerah.

“Seluruh program pengentasan kemiskinan di berbagai kementerian dan lembaga akan dikonsolidasikan melalui BP Taskin agar dapat terintegrasi dan tersampaikan tepat sasaran,” tegas Wakil Kepala BP Taskin, Ir. Iwan Sumule.

Melalui kolaborasi lintas sektor dan integrasi program nasional, BP Taskin menargetkan percepatan pengentasan kemiskinan dengan visi besar menuju Indonesia 0% kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.