Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BP Taskin Bantu Berdayakan Penerima Bansos yang Graduasi Berwirausaha

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 22:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
BP Taskin Bantu Berdayakan Penerima Bansos yang Graduasi Berwirausaha Doc: ANTARA
Ket. Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko ditemui usai menjadi pembicara utama dalam Festival Filantropi Indonesia 2025 di Jakarta, Kamis (7/8/2025).

JAKARTA – Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) membantu memberdayakan para penerima bantuan sosial (bansos) yang telah graduasi untuk berwirausaha.

"Penerima bansos yang sudah graduasi itu harus ditampung oleh BP Taskin untuk menjadi bagian dari ekosistem kewirausahaan supaya mereka setelah tidak lagi miskin, jangan kemudian jadi menganggur karena mereka sudah tidak lagi dapat uang tunai," kata Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko di Jakarta, Kamis (07/8).

Ia menegaskan, para penerima bansos yang telah graduasi tersebut akan ditingkatkan kapasitasnya agar bisa mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan pemerintah.

"Bukan berarti mereka tidak bisa kita berdayakan untuk bisa mendapatkan uang tunai, melainkan setelah itu (graduasi), kapasitas mereka kita tingkatkan begitu," ucapnya.

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat menyebutkan bahwa masyarakat miskin maupun yang miskin ekstrem dan berusia produktif hanya boleh menerima bantuan sosial (bansos) maksimal lima tahun.

"Jadi kita tidak mau rakyat Indonesia, terutama rakyat yang miskin ekstrem dan miskin itu menerima bantuan sosial sepanjang abad. Kita maunya terbatas. Jadi maksimal lima tahun," kata Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko Pemberdayaan Masyarakat Leontinus Alpha Edison.

Hal ini karena mereka difokuskan untuk mampu berdaya secara ekonomi melalui program Perintis Berdaya.

"Harapannya yang produktif, yang bisa kita latih, yang bisa kita angkat, yang bisa kita graduasi, itu kita harus berdayakan secara ekonomi juga," kata Leontinus Alpha Edison.

Sementara untuk masyarakat miskin ekstrem maupun miskin yang penyandang disabilitas maupun lansia tetap akan diberikan bantuan sosial oleh pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.