AS Isyaratkan Ruang Negosiasi terkait Rencana Akhiri Perang Ukraina
📅 Minggu, 23 Nov 2025, 14:20 WIB | Oleh: Tim PenulisPerdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan para pejabat senior akan bertemu di Jenewa "untuk melanjutkan masalah ini". Ia menekankan pentingnya "jaminan keamanan" yang kuat bagi Ukraina dalam penyelesaian apa pun.
"Fokus utama saat ini adalah pada Jenewa besok dan apakah kita dapat membuat kemajuan," ujarnya kepada wartawan di sela-sela KTT G20 di Afrika Selatan.
Starmer mengatakan penasihat keamanan nasionalnya, Jonathan Powell, akan berada di Jenewa. Sumber-sumber diplomatik Italia mengatakan Roma mengirimkan penasihat keamanan nasional Fabrizio Saggio.
Pejabat keamanan dari Uni Eropa, Prancis, dan Jerman juga akan hadir, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan pada konferensi pers di G20
Sebaiknya Anda baca juga:
Perlu Lebih Banyak 'Pekerjaan'
Para pemimpin Barat di pertemuan puncak G20 mengatakan bahwa rencana AS merupakan "dasar yang memerlukan kerja tambahan".
"Kami tegas dalam prinsip bahwa perbatasan tidak boleh diubah dengan paksa. Kami juga prihatin dengan usulan pembatasan angkatan bersenjata Ukraina, yang akan membuat Ukraina rentan terhadap serangan di masa mendatang," ujar para pemimpin negara-negara kunci Eropa, Kanada, dan Jepang dalam sebuah pernyataan bersama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Macron mengatakan rencana itu berisi poin-poin yang harus dibahas lebih luas karena menyangkut sekutu Eropa, seperti hubungan NATO Ukraina dan aset Russia yang dibekukan di UE.
"Kita semua menginginkan perdamaian dan kita sepakat. Kita ingin perdamaian yang kuat dan langgeng," ujarnya. Penyelesaian harus "memperhatikan keamanan seluruh warga Eropa".
Zelensky mengatakan dalam pidatonya kepada rakyat pada hari Jumat bahwa Ukraina menghadapi salah satu momen paling menantang dalam Sejarah. ia akan mengusulkan "alternatif" untuk rencana Trump.
"Tekanan terhadap Ukraina adalah salah satu yang terberat. Ukraina mungkin menghadapi pilihan yang sangat sulit: kehilangan martabat atau risiko kehilangan mitra utama," kata Zelensky, merujuk pada kemungkinan putusnya hubungan dengan Washington.
Presiden Russia Vladimir Putin mengatakan cetak biru itu dapat "meletakkan fondasi" bagi penyelesaian damai final, tetapi ia mengancam akan melakukan lebih banyak penyitaan tanah jika Ukraina menarik diri dari perundingan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!