Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lantik 578 Pejabat Administrator dan Pengawas, Gubernur Khofifah Minta Kerja dengan Ikhlas

📅 Sabtu, 22 Nov 2025, 11:46 WIB | Oleh:
Lantik 578 Pejabat Administrator dan Pengawas, Gubernur Khofifah Minta Kerja dengan Ikhlas Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
Ket. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan integritas, inovasi, dan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Jawa Timur.

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melantik 578 Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemprov Jatim, Jumat (21/11),  langkah strategis memperkuat kinerja birokrasi dan menegaskan peran Jatim sebagai “Gerbang Baru Nusantara” di tengah dinamika pembangunan nasional.

Khofifah mengingatkan, seluruh pejabat yang dilantik harus bekerja secara dinamis, terukur, cepat, dan profesional. Ia menekankan pentingnya integritas dan keikhlasan dalam menjalankan amanah. “Kerjakan tugas dengan penuh ikhlas dan integritas. Insya Allah semua ikhtiar yang kita lakukan akan ada hasilnya,” pesannya.

Khofifah menambahkan, bahwa kompetisi antar provinsi semakin ketat. Oleh sebab itu, kecepatan beradaptasi menjadi kunci agar Jawa Timur mampu merespons perubahan di level lokal, nasional, hingga global.

“Kita bekerja dalam dinamika yang sangat cepat. Provinsi lain juga berlari dengan kecepatan tinggi. Maka capaian yang sudah diraih harus kita jaga, dan kita semua harus cepat beradaptasi terhadap perubahan,” ujarnya.

Gubernur Khofifah mencontohkan keberhasilan Misi Dagang Jatim yang menjadi salah satu pendulang ekonomi daerah. Setiap pelaksanaan misi dagang di luar Jatim mencatat transaksi lebih dari 1 triliun rupiah, bahkan kegiatan di Singapura mencapai 4 triliun rupiah. Keberhasilan ini menurutnya merupakan buah kolaborasi banyak pihak, dan menjadi berkah bagi Jawa Timur di tengah kondisi fiskal yang menuntut efisiensi di semua sektor.

Khofifah menegaskan kembali visi Jawa Timur sebagai “Gerbang Baru Nusantara”, yakni wilayah penghubung kemajuan antara Indonesia bagian barat dan kebutuhan percepatan pembangunan di Indonesia timur.

“Saudara-saudara kita di Indonesia Timur membutuhkan percepatan pembangunan. Maka Jawa Timur harus menjadi penghubung, mendorong kemajuan mereka sambil menyerap berbagai keunggulan dari barat,” tandasnya.

Mengakhiri sambutannya, Khofifah mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan integritas, inovasi, dan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Jawa Timur.  

“Ketika kita menyebut Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara, maka hati kita harus terbuka, menerima kemajuan dari barat dan mendorong kemajuan untuk timur. Mari kita berjalan bersama, tumbuh bersama, dan sejahtera bersama,” imbuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.