‘Toy Story 5’ Kena Kritikan, Sutradara Beri Pembelaan
📅 Jumat, 21 Nov 2025, 06:00 WIB | Oleh: Muhammad Daniel Ramadhan
Doc: Variety
JAKARTA - Sutradara ‘Toy Story 5’, Andrew Stanton, memberikan pembelaan terhadap franchise Pixar yang kini memasuki film kelima, menyusul kritik bahwa cerita terlalu dipaksakan dengan terlalu banyak sekuel. Dalam wawancara dengan majalah Empire, Stanton, pemenang Oscar untuk Finding Nemo dan Wall-E, membagi franchise ini menjadi trilogi asli dan film-film berikutnya, termasuk Toy Story 4 (2019) dan film kelima yang akan datang.
Stanton menekankan bahwa hubungan anak-anak dengan mainan terus berkembang, sehingga tidak ada batasan jumlah film Toy Story yang bisa dibuat. “Jadi ‘3’ adalah akhir… dari era Andy. Tidak ada yang dirampok dari trilogi mereka. Mereka tetap bisa menikmatinya dan tidak menonton film lainnya jika tidak mau. Tapi saya selalu menyukai bagaimana dunia ini memungkinkan kita merangkul waktu dan perubahan. Tidak ada janji bahwa semuanya tetap sama,” ujar Stanton.
Di film ini, Woody, Buzz, Jessie, dan teman-temannya menghadapi tablet mirip iPad bernama Lilypad. Stanton menjelaskan bahwa film ini “bukan soal pertarungan, tetapi kesadaran akan masalah eksistensial: bahwa kini tidak ada yang benar-benar bermain dengan mainan lagi.”
“Teknologi telah mengubah hidup semua orang, tapi kami bertanya apa artinya itu bagi kita — dan anak-anak kita. Kita tidak bisa sekadar menjadikan teknologi sebagai musuh,” tambahnya.
Toy Story 5 akan menghadirkan kembali suara Tom Hanks dan Tim Allen sebagai Woody dan Buzz, Joan Cusack sebagai Jessie, Blake Clark sebagai Slinky Dog, serta Tony Hale sebagai Forky. Conan O’Brien bergabung sebagai Smarty Pants, dan Greta Lee mengisi suara Lilypad. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 19 Juni 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sekuel ini muncul enam tahun setelah Toy Story 4, yang menjadi film paling sukses dalam franchise dengan pendapatan global lebih dari $1 miliar dan memenangkan Oscar untuk Film Animasi Terbaik, mengikuti jejak Toy Story 3.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!