Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Amerika Serikat dan Indonesia Tandai Tonggak Penting dalam Perjuangan Bersama Melawan Kejahatan Keuangan

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 16:43 WIB | Oleh:
Amerika Serikat dan Indonesia Tandai Tonggak Penting dalam Perjuangan Bersama Melawan Kejahatan Keuangan Doc: Erik Kurniawan / Kedubes AS Jakarta
Ket. Wakil Kepala Misi Heather C. Merritt menyampaikan kata sambutan dalam Pelatihan Pemulihan dan Pelacakan Aset.

Program Bantuan Pelatihan Investigasi Kriminal Internasional (ICITAP) dan Kantor Pengembangan, Bantuan, dan Pelatihan Kejaksaan Luar Negeri (OPDAT) dari Departemen Kehakiman AS, bekerjasama dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), merampungkan Pelatihan Pemulihan dan Pelacakan Aset yang diselenggarakan secara nasional dengan sesi akhir di Jakarta pada 21-22 Januari.

Sejak peluncurannya pada 2023, Seri Pelatihan Pemulihan dan Pelacakan Aset telah menjangkau 397 peserta di 33 dari 38 propinsi di Indonesia, mencerminkan komitmen Indonesia untuk kerjasama antarlembaga dan kerjasama dengan penegak hukum AS untuk memberantas kejahatan keuangan terhadap korban-korban kejahatan di AS dan melacak serta memulihkan dana-dana ilegal yang dicuci melalui sistem keuangan AS. Program ini telah berkembang menjadi program untuk mengatasi tantangan yang terus berkembang, termasuk mata uang kripto dan bukti digital.

Seri pelatihan ini memberikan hasil-hasil nyata: para peserta lebih percaya diri dan mampu menggunakan teknik mengikuti jejak uang yang lebih mahir, dan adanya koordinasi kuat antara penyelidik dan jaksa di seluruh Indonesia. Yang juga menjadi catatan penting, 14 kasus kejahatan keuangan di sektor publik berhasil ditindaklanjuti setelah hanya tiga lokakarya regional, dan para peserta telah membagikan pelatihan yang mereka terima kepada kolega mereka di tingkat regional dan distrik, sehingga dampak program ini lebih bermanfaat di seluruh Indonesia. 

Pelatihan akhir mempertemukan 30 penyelidik dari Polri, 10 penuntut dari Kejaksaan Agung, dan seorang analis dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), dan seorang anggota dari Hubungan Luar Negeri Polri. Para peserta berasal dari 10 propinsi, termasuk Aceh, Bali, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Papua, Kalimantan Selatan, Sumatra Selatan, Papua Barat, dan Sumatra Barat.

Selama lebih dari dua hari, para pakar dari ICITAP dan OPDAT memimpin jalannya sesi tentang Undang-Undang Pencucian Uang, strategi investigasi keuangan, dan peran penting dari kerjasama internasional untuk kasus-kasus lintas batas, sementara para profesional penegak hukum Indonesia mempresentasikan tentang pelacakan aset dan mata uang kripto. Latihan praktik memperkuat penerapan terbaik dalam penggunaan forensik digital untuk menyelidiki kasus pencucian uang yang kompleks. 

“Amerika Serikat bangga bermitra dengan Indonesia dalam memerangi kejahatan keuangan di sektor publik, yang bukan hanya tantangan nasional—tetapi juga melintasi batas negara dan merusak sistem keuangan global,” kata Wakil Kepala Misi Heather C. Merritt saat memberikan kata sambutan pada para peserta di hari terakhir pelatihan. “Dengan mengikuti aliran uang serta melacak dan memulihkan aset, kita melindungi perekonomian kita, memperkuat kepercayaan publik, dan memberikan hukuman setimpal bagi jaringan kriminal. Kerja sama internasional sangat penting untuk menghentikan kejahatan ini di sumbernya.”

Brigadir Jenderal Arief Adiharsa, Wakil Kepala Korps Pemberantasan Korupsi di Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), menekankan pentingnya pemulihan aset dalam pemberantasan korupsi. “Menangkap pelaku saja tidak cukup. Tantangan terbesar terletak pada pengejaran, pelacakan, pembekuan, dan penyitaan aset hasil kejahatan,” kata Adiharsa.

“Paradigma penegakan hukum kita harus bergeser dari ‘mengikuti tersangka’ menjadi ‘mengikuti uang’. Pelatihan ini strategis karena membekali para garda terdepan dalam perang melawan kejahatan keuangan negara dengan keterampilan dan pengetahuan untuk memutus siklus korupsi dan pencucian uang.” 

Didanai oleh Biro Urusan Narkotika Internasional dan Penegakan Hukum Departemen Luar Negeri AS (INL), inisiatif ini menandai puncak dari upaya tahunan untuk memperkuat kapasitas Indonesia dalam memerangi kejahatan keuangan dan ekonomi, termasuk kejahatan yang berdampak pada kepentingan AS. Kemitraan dan keterampilan yang dibangun melalui rangkaian kegiatan ini akan memberikan dampak jangka panjang pada perjuangan Indonesia melawan korupsi dan pada upaya bersama untuk melawan kejahatan transnasional. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Olahraga
Simeone Cadangkan Julian Al...
Olahraga
Cincinnati Open 2026: Janic...
Olahraga
Swiatek Hadapi Ujian Berat ...

Penurunan Harga Pupuk Membantu Petani Sumedang

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Penurunan Harga Pupuk Memba...

Tinggalkan City, Rodri Perkuat Skuat Barcelona

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tinggalkan City, Rodri Perk...

Tim SAR Lakukan Penyisiran Lokasi Terdampak Gempa

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Tim SAR Lakukan Penyisiran ...

Tenun Goyor Hadapi Tantangan Regenerasi Penenun

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Tenun Goyor Hadapi Tantanga...
Olahraga
Manchester United Bidik Joa...
Daerah
Pemkot Banjarmasin Siaga Ha...
Megapolitan
Harga Daging Sapi Melonjak!...

BUMDes Jadi Motor Ekonomi Desa

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
BUMDes Jadi Motor Ekonomi Desa
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.