Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jadwal Penerbangan Rute Jember-Jakarta Tetap Dibuka, Tak Terganggu Erupsi Semeru

📅 Jumat, 21 Nov 2025, 17:15 WIB | Oleh:
Jadwal Penerbangan Rute Jember-Jakarta Tetap Dibuka, Tak Terganggu Erupsi Semeru Doc: ANTARA/HO-UPT Bandara Jember.
Ket. Pesawat Fly Jaya bersiap lepas landas di Bandara Notohadinegoro Jember, Kamis (20/11) sore.

JEMBER, JAWA TIMUR - Penerbangan di Bandara Notohadinegoro, Kabupaten Jember, Jawa Timur tidak terganggu akibat erupsi Gunung Semeru, sehingga operasional bandara tetap dibuka untuk jadwal penerbangan dengan rute Jember-Jakarta.

"Alhamdulillah hingga saat ini aman dan mudah-mudahan erupsi Semeru tidak berdampak di Bandara Notohadinegoro Jember," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember Gatot Triyono saat dikonfirmasi di kabupaten setempat, Jumat.

Menurutnya petugas juga melakukan paper test untuk mengecek apakah ada paparan abu vulkanik yang turun di Bandara Notohadinegoro Jember pada saat erupsi Gunung Semeru yang disertai awan panas guguran (APG) pada Rabu (19/11) sore.

"Hasil paper test dinyatakan nihil, tidak ada paparan abu vulkanik, sehingga Bandara Notohadinegoro Jember dinyatakan aman untuk operasional penerbangan reguler," tuturnya.

Penerbangan pada Kamis (20/11) pascaerupsi Semeru di Bandara Notohadinegoro Jember juga berjalan lancar, meskipun terjadi keterlambatan penerbangan menuju Bandara Halim Perdanakusuma karena cuaca ekstrem hujan deras di kawasan bandara yang berada di Kecamatan Wirowongso itu.

Berdasarkan data, jumlah penumpang yang tiba di Bandara Notohadinegoro pada Kamis (20/11) tercatat sebanyak 52 orang dan penumpang yang berangkat menuju Jakarta sebanyak 15 orang.

Sebelumnya Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia memastikan arus penerbangan di bandar udara tidak terganggu dengan peningkatan aktivitas Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang.

"AirNav Indonesia terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap rute penerbangan maupun bandara-bandara yang berpotensi terdampak, serta secara konsisten menginformasikan perkembangan terkini melalui penerbitan ASHTAM," kata EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro dalam keterangan tertulisnya.

Berdasarkan laporan ASHTAM, disebutkan status Gunung Semeru ditetapkan dengan status ”Red Code”, atau yang berarti aktivitas letusan cukup signifikan dan berpotensi mengganggu jalur penerbangan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.