Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cloudflare Kena Batunya! Kasus Manga Bajakan Bikin Harus Bayar Rp53 Miliar

📅 Kamis, 20 Nov 2025, 21:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cloudflare Kena Batunya! Kasus Manga Bajakan Bikin Harus Bayar Rp53 Miliar Doc: ANTARA.
Ket. Tampilan situs web Cloudflare.

MOSKOW – Penindakan terhadap pelanggaran hak cipta di dunia semakin menjadi sorotan seiring pesatnya distribusi digital yang memudahkan reproduksi dan penyebaran konten ilegal.

Pembajakan lintas negara merugikan industri kreatif global hingga miliaran dolar setiap tahun dan mengurangi insentif bagi inovasi.

Untuk menjawab tantangan ini, banyak negara memperkuat regulasi, membangun kolaborasi internasional, serta memanfaatkan teknologi seperti watermarking dan pelacakan digital.

Meski begitu, efektivitas penegakan hukum masih bergantung pada dukungan ekosistem global—mulai dari platform digital hingga konsumen—yang perlu lebih sadar dan berperan aktif dalam menghargai karya intelektual.

Pengadilan Distrik Tokyo memerintahkan Cloudflare untuk membayar sekitar 500 juta yen atau setara dengan Rp53,2 miliar kepada empat penerbit Jepang, yakni Kadokawa, Kodansha, Shueisha, dan Shogakukan karena memfasilitasi pelanggaran hak cipta.

Menurut pernyataan bersama dari para penggugat, mereka telah memberi tahu Cloudflare bahwa layanan CDN (content delivery network) milik perusahaan AS itu dipakai oleh dua situs besar untuk menayangkan lebih dari 4.000 judul komik Jepang (manga) bajakan.

Kedua situs tersebut pernah mencatatkan lebih dari 300 juta kunjungan per bulan.

Para penerbit juga meminta Cloudflare menghentikan distribusi konten bajakan dari peladen yang dikelolanya.

Namun, perusahaan itu tetap menyediakan layanan kepada kedua situs tersebut meski sudah menerima laporan.

Mereka juga menyatakan bahwa dalam kasus lain, Cloudflare tetap mendistribusikan konten bajakan setelah menerima laporan pelanggaran, sehingga mereka mengajukan gugatan pada 1 Februari 2022.

Pengadilan menyatakan bahwa Cloudflare memungkinkan situs pembajak konten beroperasi "dalam kondisi yang menjamin anonimitas tinggi" tanpa verifikasi identitas, sebut pernyataan bersama itu.

Disebutkan pula bahwa kerugian total diperkirakan mencapai sekitar 3,6 miliar yen, tetapi hanya sebagian (sekitar 500 juta yen) yang akan dibayarkan kepada para penggugat.

Cloudflare adalah perusahaan layanan internet yang menyediakan berbagai solusi untuk keamanan, performa, dan keandalan website.

Cloudflare bekerja sebagai “perisai” dan “penyegar kecepatan” antara pengguna internet dan server sebuah situs.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

48 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.