Hati-hati! Seek Ungkap Indonesia Jadi Hotspot Penipuan Lowongan Kerja di Asia Pasifik
📅 Rabu, 19 Nov 2025, 18:30 WIB | Oleh: Haryo BronoBerbagai langkah perlindungan ini menunjukkan hasil yang signifikan selama tahun fiskal 2025 Seek, yaitu pada periode Juli 2024 hingga Juni 2025. Sistem Seek telah memindai 100% dari 4,3 juta iklan lowongan yang diunggah di seluruh Asia Pasifik (APAC), di mana 8% di antaranya diteruskan untuk pemindaian secara manual.
Seek juga berhasil mencegah sekitar 3.600 perekrut yang tidak lolos penilaian proses onboarding agar tidak masuk ke dalam platform Seek, menutup sekitar 650 akun perekrut yang terindikasi penipuan atau berisiko tinggi, serta menghapus hampir 2.800 iklan lowongan pekerjaan berisiko tinggi setelah melalui investigasi lebih lanjut. Para kandidat di platform Seek juga berperan aktif dengan melaporkan sekitar 22.000 iklan lowongan yang terduga penipuan atau scam, yang kemudian ditinjau oleh tim khusus Trust & Safety Seek.
Melawan Taktik Penipuan
Belakangan ini, para scammer semakin sering menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menciptakan penipuan yang lebih canggih. Selain itu, mereka juga sering menyamar sebagai Jobstreet dan menghubungi para kandidat melalui SMS, aplikasi chat, maupun platform media sosial.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di Indonesia, para scammer secara aktif menghubungi para kandidat melalui aplikasi chat atau sosial media. Modus yang paling marak adalah tawaran kerja paruh waktu yang "mudah," seperti memberikan tugas "like/subscribe" konten media sosial.
Pola penipuan ini sering diawali dengan transfer komisi kecil untuk membangun kepercayaan, namun kemudian berlanjut dengan skema yang mengharuskan korban melakukan deposit atau top-up, yang pada akhirnya dana tersebut tidak dapat dikembalikan.
Untuk melawan ancaman yang terus berkembang ini, Seek dan Jobstreet terus meningkatkan mekanisme deteksi penipuannya, seperti sistem pemblokiran otomatis dan proses verifikasi yang terus diperbarui, serta bekerja sama erat dengan lembaga pemerintah dan non-pemerintah untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan informasi intelijen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menuturkan, Jobstreet by Seek terus mendorong perusahaan beralih ke perekrutan yang terstruktur. Melalui gerakan #NextMillionJobs yang kami inisiasi di paruh kedua tahun 2024. Pihaknya secara aktif melawan job scam dengan mengedukasi baik perusahaan maupun pencari kerja untuk menggunakan platform yang aman dan terpercaya selama proses rekrutmen.
“Ini adalah langkah nyata kami untuk mempersempit ruang gerak penipu dan memastikan para pencari kerja di Indonesia mendapatkan lowongan kerja yang resmi dan terverifikasi,” jelas Willem Najoan.
Sebagai wujud komitmennya untuk melindungi kandidat, Jobstreet by Seek terus memberikan edukasi melalui platform Security & Privacy Hub (Pusat Keamanan & Privasi), yang berisi informasi mengenai ragam penipuan lowongan kerja atau scam terbaru, praktik perekrutan yang tidak adil, serta tips untuk melindungi diri saat beraktivitas daring.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!