Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perebutan Dana Investor Makin Sengit, Sejumlah Perusahaan Besar Siap IPO

5 Senin, 04 Mei 2026, 17:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perebutan Dana Investor Makin Sengit, Sejumlah Perusahaan Besar Siap IPO Perebutan Dana Investor Makin Sengit, Sejumlah Perusahaan Besar Siap IPO Doc: ANTARA FOTO/ Dhemas Reviyanto
Ket. Pekerja berjalan di samping layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Pasar modal Indonesia berpotensi memasuki fase yang lebih dinamis seiring rencana sejumlah perusahaan besar melantai di bursa melalui skema Initial Public Offering.

Kehadiran emiten-emiten skala besar tidak hanya menambah kedalaman pasar, tetapi juga memperluas pilihan investasi bagi pelaku pasar.

Di sisi lain, momentum ini mencerminkan kepercayaan korporasi terhadap stabilitas ekonomi domestik dan prospek pendanaan dari publik.

Namun, keberhasilan gelombang IPO ini tetap bergantung pada kondisi likuiditas, sentimen global, serta kemampuan perusahaan menawarkan valuasi yang menarik di tengah persaingan ketat dalam perebutan dana investor.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terdapat 11 perusahaan beraset skala besar berada dalam pipeline (antrean) akan melangsungkan Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia.

Selain itu, terdapat empat perusahaan beraset skala menengah berada dalam antrean IPO, sehingga total terdapat 15 perusahaan berada dalam antrean IPO per 30 April 2026.

"Hingga saat ini, terdapat 15 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (4/5).

Adapun kriteria perusahaan beraset skala besar yaitu memiliki aset di atas Rp250 miliar, sementara perusahaan beraset skala menengah yaitu beraset antara Rp50 miliar sampai Rp250 miliar.

Klasifikasi aset perusahaan tersebut mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 53/POJK.04/2017.

Nyoman menjelaskan sebanyak 15 perusahaan dalam antrean itu dengan rincian tiga perusahaan sektor kesehatan, tiga perusahaan sektor barang konsumen primer, dan tiga perusahaan sektor barang konsumen nonprimer.

Kemudian, dua perusahaan sektor infrastruktur dan dua perusahaan sektor teknologi.

Selanjutnya, satu perusahaan sektor energi serta satu perusahaan sektor keuangan.

Hingga 30 April 2026, terdapat satu perusahaan yang telah melangsungkan IPO di pasar modal Indonesia, dengan dana terhimpun senilai Rp302,4 miliar.

Total perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia yaitu sebanyak 957 perusahaan per 30 April 2026 dengan target terdapat 50 perusahaan dapat menggelar IPO sepanjang 2026.

Sementara itu, dari aksi penerbitan Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS), BEI mencatat penerbitan sebanyak 54 emisi dari 35 penerbit EBUS dengan dana yang terhimpun senilai Rp58,90 triliun per 30 April 2026.

Sampai periode tersebut, Nyoman mengungkapkan terdapat 47 emisi dari 33 penerbit EBUS yang sedang berada dalam antrean untuk menerbitkan emisi EBUS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Pemkab Bogor Benahi Akses d...
Nasional
Ijazah Asli Jokowi Ditunjuk...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Ijazah Asli Jokowi Ditunjukkan Kepada Pengunjung Sidang

Ijazah Asli Jokowi Ditunjukkan Kepada Pengunjung Sidang

05 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.