Mikroba Cermin, Terobosan Sintetis yang Bisa Mengancam Kehidupan
📅 Senin, 17 Nov 2025, 07:37 WIB | Oleh: Haryo BronoIlmuwan industri juga dapat menempatkan bakteri cermin dalam bioreaktor untuk menghasilkan molekul obat cermin ini dalam jumlah besar. Namun, seperti yang segera disadari oleh para ahli biologi sintetik, risiko bakteri cermin jauh lebih besar daripada manfaatnya.
Ancam Semua Kehidupan
Ketika para ahli biologi sintetik mulai mendiskusikan tujuan mereka untuk menciptakan bakteri cermin dengan para ilmuwan di bidang lain, antusiasme seputar gagasan tersebut mulai memudar. Depa Agashe, seorang ahli mikrobiologi yang mempelajari evolusi bakteri di Pusat Nasional untuk Ilmu Biologi, India, menyarankan untuk mempertimbangkan salah satu bakteri paling sederhana: fotoautotrof.
Organisme bersel tunggal ini hanya membutuhkan cahaya dan karbon dioksida sebuah molekul akiraluntuk tumbuh. Fotoautotrof cermin akan mampu mengonsumsi sinar matahari dan karbon dioksida dari udara tanpa masalah.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Nutrisi akiral tersedia untuk semua orang, jadi mereka harus bersaing dengan bakteri asli untuk mendapatkan senyawa akiral semacam ini,” kata Agashe.
Bakteri heterotrofik cermin, yang perlu mengumpulkan makanan dari lingkungannya, akan lebih sulit menemukan nutrisi daripada bakteri autotrof cermin, tetapi masih banyak molekul akiral yang dapat mereka konsumsi untuk tumbuh dan bertahan hidup, seperti sitrat, gliserol, dan asam lemak.
Setelah bakteri cermin menguasai suatu lingkungan, mereka akan terus menggunakan nutrisi dan tumbuh, yang berpotensi mendorong spesies asli keluar. Mikroorganisme ini juga tidak akan memiliki predator alami untuk membasmi mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Bakteri biasanya dikendalikan oleh bakteriofag, protista, atau bakteri lain di lingkungan,” kata Agashe. “Pembalikan kiralitas ini menjadi masalah... karena bakteri-bakteri ini tidak akan dikenali oleh predator dan parasit yang biasanya menghabisi mereka,” ungkapnya. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!