Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Natuna Siap Gelar Sekolah Rakyat Perdana, Disdikbud Cari 33 Guru Berkompeten

📅 Jumat, 11 Jul 2025, 19:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Natuna Siap Gelar Sekolah Rakyat Perdana, Disdikbud Cari 33 Guru Berkompeten Doc: Antara Foto
Ket. Asrama haji dinilai efektif digunakan sebagai ruang kelas dan tempat tinggal karena memiliki ruangan luas, kamar tidur, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya.Saat ini, asrama haji sedang dalam proses perbaikan.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, menyatakan bahwa pelaksanaan perdana program Sekolah Rakyat (SR) di daerah tersebut membutuhkan sebanyak 33 orang guru.

Sekretaris Disdikbud Natuna, Nasria, di Natuna, Jumat, mengatakan jumlah tersebut merupakan hasil pemetaan kebutuhan tenaga pengajar sementara untuk tahap awal pelaksanaan program.

“Kebutuhan guru tahap awal terdiri dari lima orang untuk jenjang SD, 11 rang untuk jenjang SMP, dan 17 orang untuk jenjang SMA,” ucap dia.

Namun, lanjut dia, proses perekrutan guru masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat. Saat ini belum ada skema untuk memindahkan guru dari sekolah umum ke Sekolah Rakyat.

“Guru yang ada saat ini tidak bisa kami alihkan ke Sekolah Rakyat. Jika dipindahkan, sekolah-sekolah di bawah naungan Disdikbud bisa mengalami kekurangan guru,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Natuna, Puryanti, menjelaskan Kabupaten Natuna ditunjuk oleh pemerintah pusat sebagai salah satu daerah pelaksana perdana program Sekolah Rakyat.

Kegiatan perdana akan dilaksanakan pada tahun ajaran baru 2025/2026 di Asrama Haji Natuna, hingga bangunan khusus Sekolah Rakyat siap dibangun.

Asrama haji dinilai efektif digunakan sebagai ruang kelas dan tempat tinggal karena memiliki ruangan luas, kamar tidur, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya.

Saat ini, asrama haji sedang dalam proses perbaikan karena ada beberapa bagian bangunan yang rusak.

"Total siswa untuk kegiatan perdana berjumlah 100 orang, 50 orang untuk SD, dan masing 25 orang untuk SMP dan SMA," ucap dia.

Calon siswa berasal dari keluarga kurang mampu, khususnya yang masuk dalam desil satu dan dua berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Kementerian Sosial RI.

“Data yang kami terima ini telah diverifikasi dan divalidasi kembali oleh pihak kecamatan, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), dan pendamping Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK),” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.