Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bali Keluhkan Maraknya Investasi Asing yang Ambil Jatah Usaha Rakyat

📅 Senin, 17 Nov 2025, 01:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Sementara itu, Peneliti Masyarakat Ekonomi Politik Indonesia (MEPI), Erwin Syahrial, menilai keluhan Gubernur Bali merupakan peringatan serius bagi tata kelola penanaman modal di daerah destinasi wisata. Menurutnya, secara regulasi investor asing tidak dapat menjalankan usaha secara langsung tanpa melibatkan mitra strategis lokal.

“Untuk menjamin dan memastikan keberlangsungan usaha kemitraan ini, perlu ada evaluasi lapangan secara random agar tetap sesuai dengan prosedur PMA. Bila dimungkinkan, bisa dibentuk satgas ad hoc untuk kerja-kerja taktis melakukan monitoring,” ujarnya.

Erwin menambahkan bahwa pengawasan bukan satu-satunya langkah yang diperlukan. Menurutnya, pelaku usaha lokal harus diberikan edukasi dan sosialisasi mengenai prinsip kemitraan yang setara, termasuk hak-hak mereka dalam struktur usaha bersama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Luar Negeri
Kolombia Digoyang Gempa M 7...

Gempa Bumi Magnitude 7,4 Guncang Kolombia Sedikitnya 20 Orang Tewas

43 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gempa Bumi Magnitude 7,4 Gu...
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.