Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kedubes Polandia Didukung Pemprov DKI Gelar ‘Poland Festival 2025’

📅 Minggu, 16 Nov 2025, 13:45 WIB | Oleh:
Kedubes Polandia Didukung Pemprov DKI Gelar ‘Poland Festival 2025’ Doc: Tiyo Surya Sakti

JAKARTA - Kedutaan Besar Republik Polandia di Jakarta bersama Badan Investasi dan Perdagangan Polandia dengan dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Poland Festival 2025 pada kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jakarta.

Kepala Bagian Kerja Sama Luar Negeri, Biro Kerja Sama Daerah (KSD) DKI Jakarta, Yudi Hermawan, mengatakan Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan festival tersebut.

Menurut dia, bentuk dukungan itu diwujudkan dengan keterlibatan berbagai unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyediakan ruang dan fasilitas, termasuk pelaksanaan fun walk yang diikuti sekitar 200 peserta dari Bundaran HI menuju SCBD.

"Kami dari Pemprov DKI Jakarta mengamanatkan pesan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta bahwa festival-festival, baik budaya lokal maupun luar negeri, harus didukung sepenuhnya. Sebab, hal ini sejalan dengan visi Jakarta menuju kota global dan menuju lima abad usianya," ujar dia, Minggu (16/11).

Yudi menjelaskan, kehadiran Poland Festival 2025 dapat semakin memperkuat hubungan dan kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan Kedutaan Besar Polandia. Ia berharap potensi Jakarta dapat lebih banyak dipromosikan ke mancanegara melalui kerja sama semacam ini.

"Semoga festival ini berjalan lancar dan mampu mempererat hubungan Indonesia, khususnya DKI Jakarta, dengan negara-negara sahabat," tutur dia.

Sementara itu, Head of Foreign Trade Office in Indonesia, Cezary Filipek, menuturkan bahwa Poland Festival 2025 yang berlangsung sepanjang Oktober dan November mengusung dua fokus utama yakni sektor tradisional dan sektor modern.

"Tahun ini, pada edisi keenam Poland Festival, kami mencoba menghadirkan sesuatu yang berbeda dengan membagi festival menjadi dua tema, yaitu sektor tradisional dan sektor modern," ungkap dia.

Menurut dia, untuk sektor modern meliputi pembahasan mengenai teknologi inovatif, seperti kecerdasan buatan (AI), teknologi pendidikan (education technology), hingga industri permainan (game). Hal tersebut menggambarkan pesatnya perkembangan teknologi di Polandia, termasuk munculnya berbagai perusahaan inovatif di berbagai bidang.

"Kami ingin membagikan pengetahuan dan teknologi ini dengan Indonesia melalui kerja sama dan transfer pengetahuan, termasuk dalam bidang transportasi berkelanjutan, transportasi hijau, kualitas udara, serta pendidikan," ungkap dia.

Untuk pelaksanaan pada November, lanjut Cezary, Poland Festival 2025 akan berfokus pada sektor tradisional seperti produk makanan, kosmetik, dan lainnya. Ia meyakini, produk tradisional dan budaya memiliki peran penting dalam membangun dan mempererat hubungan bilateral antara Polandia dan Indonesia.

"Kami perlu saling mengenal, berbagi makanan, dan melakukan perjalanan bersama seperti yang telah kami lakukan selama lima tahun terakhir," kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.