Kota Tua Jakarta Dirombak Total! Pemkot Jakbar Siapkan Langkah Besar Penataan Kawasan Cagar Budaya
📅 Jumat, 14 Nov 2025, 01:00 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Risky Syukur
JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) mulai melakukan pemetaan kondisi faktual kawasan Kota Tua di Tamansari sebagai langkah awal penyusunan kebijakan penataan cagar budaya tersebut.
Pemetaan ini mencakup perilaku pengunjung, aktivitas pedagang, serta kesiapan sarana dan prasarana agar penataan berjalan terarah tanpa mengabaikan pelaku ekonomi lokal.
Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono mengatakan bahwa pemetaan dilakukan khususnya untuk mengidentifikasi kondisi faktual di lapangan, mulai dari perilaku pengunjung, aktivitas pedagang, hingga kesiapan sarana dan prasarana Kota Tua.
"Kita ingin penataan berjalan terarah dan bisa menjawab kebutuhan masyarakat dan wisatawan, tanpa menghilangkan peran pelaku ekonomi lokal,” kata Yuli di Jakarta, Kamis.
Okeh karena itu, ia meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) yang terlibat agar segera mengisi formulir isian yang telah disiapkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Formulir itu berisi identifikasi permasalahan dan alternatif solusi, untuk selanjutnya disampaikan ke tingkat provinsi sebagai bahan pengambilan kebijakan lanjutan," ujar Yuli.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Barat, Holi Susanto, menjelaskan bahwa masih ditemukan sejumlah persoalan di area Kota Tua, antara lain keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di beberapa titik seperti Jalan Lada, Jalan Pintu Besar Utara, dan sekitar Stasiun Jakarta Kota.
"Selain itu ada juga persoalan ketertiban lalu lintas dan kebersihan kawasan," kata Holi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya, penataan kawasan Kota Tua memerlukan dukungan bersama antara pemerintah kota dan provinsi agar hasilnya lebih optimal.
"Itu sesuai dengan tindak lanjut dari Asisten Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan di kawasan wisata bersejarah tersebut," tandas Holi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!