Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SEMA Fest 2026 Jadi Andalan, Pemkab Seluma Angkat Tradisi demi Dongkrak Pariwisata

📅 Selasa, 28 Jul 2026, 16:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
SEMA Fest 2026 Jadi Andalan, Pemkab Seluma Angkat Tradisi demi Dongkrak Pariwisata Doc: ANTARA/HO-Dokumen Pribadi
Ket. Pemkab Seluma, Bengkulu mengembangkan potensi wisata berbasis tradisi melalui SEMA Fest 2026 yang mengangkat tradisi memancing ikan Semah di kawasan Wisata Ikan Larangan, Desa Taba Lubuk Puding.

BENGKULU – Pengembangan wisata berbasis tradisi menjadi strategi untuk menciptakan nilai tambah ekonomi tanpa menghilangkan identitas budaya lokal.

Dengan mengemas adat, seni, kuliner, dan kearifan lokal sebagai daya tarik wisata, daerah tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Agar berkelanjutan, pengembangannya perlu menjaga autentisitas tradisi, melibatkan komunitas lokal sebagai pelaku utama, serta didukung promosi dan infrastruktur yang memadai.

Pemerintah Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu mengembangkan wisata berbasis tradisi melalui SEMA Fest 2026 yang mengangkat tradisi memancing ikan semah di kawasan Wisata Ikan Larangan, Desa Taba Lubuk Puding.

"SEMA Fest bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk melestarikan tradisi memancing ikan semah yang menjadi kekayaan budaya daerah, sekaligus memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Seluma kepada masyarakat luas. Saya berharap festival ini terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang mampu menarik wisatawan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Wakil Bupati Seluma Gustianto di Seluma, Senin (27/7).

SEMA Fest menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Seluma memperkenalkan potensi wisata alam sekaligus mempertahankan kearifan lokal yang berkembang di tengah masyarakat.

Tradisi memancing ikan semah diangkat sebagai daya tarik yang diharapkan mampu mendukung pengembangan kawasan wisata setempat.

Gustianto mengatakan pengembangan wisata berbasis tradisi perlu diikuti dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan dan habitat ikan Semah. Keberadaan ikan Semah sebagai bagian dari ekosistem perairan menjadi salah satu aset yang perlu dipelihara agar tetap dapat dinikmati generasi mendatang.

Dia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan habitat ikan semah sehingga keberadaan sumber daya alam tersebut dapat terus mendukung pengembangan pariwisata di Kabupaten Seluma.

Selain menjadi sarana pelestarian tradisi, SEMA Fest juga membuka ruang bagi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk terlibat dalam kegiatan wisata. Keterlibatan masyarakat diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi warga di sekitar kawasan wisata.

Festival yang digelar di kawasan Wisata Ikan Larangan itu diikuti peserta lomba memancing ikan Semah yang sebelumnya telah mendaftarkan diri. Peserta dari berbagai daerah turut meramaikan kegiatan dan menunjukkan antusiasme terhadap tradisi memancing ikan semah.

SEMA Fest 2026 juga dimeriahkan pameran produk UMKM, pertunjukan seni budaya dan hiburan rakyat. Rangkaian kegiatan itu menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat sekaligus menarik minat kunjungan ke kawasan wisata.

Festival tersebut juga telah diajukan untuk proses kurasi lewat destinasi potensial daerah Seluma lewat program Bencoolen Investment Challenge (BLINC) 3.0 yang digelar Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Program BLINC menjadi upaya memperkuat kesiapan proyek investasi daerah serta menarik investasi global masuk ke Bengkulu, Bumi Merah Putih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Meriahnya Pembukaan Asian P...
Rona
Tips Menjalankan Bisnis War...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.