Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT KAI Ungkap Seluruh Peron Stasiun Bogor Resmi Melayani KRL Formasi 12 Kereta

📅 Selasa, 28 Jul 2026, 16:15 WIB | Oleh:
PT KAI Ungkap Seluruh Peron Stasiun Bogor Resmi Melayani KRL Formasi 12 Kereta Doc: KAI

BOGOR - PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi mengoperasikan peron jalur 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor. Pengoperasian peron tersebut membuat seluruh jalur kini mampu melayani Kereta Rel Listrik berformasi 12 kereta.

BUMN transportasi tersebut mencatatkan total 78,07 juta pelanggan Bogor Line sepanjang Semester I 2026. Peningkatan kapasitas peron dilakukan untuk mengantisipasi tingginya mobilitas penumpang harian pada lintas pelayanan tersebut.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, memberikan penjelasan resmi pada Senin, 27 Juli 2026. Stasiun Bogor mencatat sebanyak 18.451.462 pergerakan pelanggan KRL selama periode Januari hingga Juni 2026.

“Ratusan ribu pelanggan mengandalkan Bogor Line setiap hari untuk bekerja, belajar, mengakses layanan publik, dan menjalankan berbagai aktivitas. Karena itu, pengembangan pelayanan disiapkan dengan melihat kebutuhan pelanggan sejak memasuki stasiun, menunggu di peron, naik ke dalam KRL, hingga tiba di tujuan,” ujar Anne.

Anne menerangkan bahwa pengujian beban jalur telah dilaksanakan menggunakan lokomotif pada 29 Juni 2026. Uji coba operasional sarana KRL kemudian diselenggarakan oleh jajaran manajemen pada 1 Juli 2026.

“Setiap tahapan pengujian dilakukan secara menyeluruh agar kesiapan prasarana, sarana, dan pola operasi berjalan selaras. Keselamatan pelanggan dan keandalan perjalanan menjadi acuan utama sebelum fasilitas digunakan,” kata Anne.

Pekerjaan fisik kanopi peron jalur empat dan lima Stasiun Bogor dimulai sejak 18 Juli 2026. KAI juga menambah kanopi sepanjang 140 meter pada area peron jalur dua dan tiga.

Ia menambahkan bahwa fasilitas eskalator baru akan dipasang pada area selasar timur Stasiun Bogor. Layanan Kereta Api Pangrango relasi Bogor Paledang menuju Sukabumi mencatat peningkatan sebesar 6,69 persen.

“Perpindahan antarlayanan perlu didukung akses yang mudah dan nyaman. Pemasangan eskalator menuju skybridge Bogor Paledang diharapkan membantu pelanggan melanjutkan perjalanan dengan alur yang lebih praktis,” ucap Anne. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
Luar Negeri
Afrika Selatan Potong Pajak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.