Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR Tekankan Industri Padat Karya Wajib Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

📅 Jumat, 14 Nov 2025, 21:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
DPR Tekankan Industri Padat Karya Wajib Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal Doc: ANTARA/ Maulana Surya
Ket. Ilustrasi - Pekerja menyelesaikan pesanan produk tekstil untuk ekspor di pabrik Sari Warna Solo, Jawa Tengah.

TANGERANG – Industri padat karya memegang peran strategis dalam menyerap tenaga kerja lokal karena karakter operasionalnya yang membutuhkan banyak pekerja dibandingkan industri berbasis teknologi tinggi.

Dengan berkembangnya industri jenis ini, peluang kerja di daerah meningkat sehingga dapat menekan angka pengangguran dan mendorong perputaran ekonomi lokal.

Selain itu, kehadirannya memperkuat struktur ekonomi daerah melalui peningkatan pendapatan masyarakat dan pembinaan keterampilan dasar.

Jika didukung kebijakan yang tepat—mulai dari insentif investasi, pelatihan vokasi, hingga kemudahan perizinan—industri padat karya dapat menjadi motor pertumbuhan inklusif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.

DPR RI menekankan kepada industri padat karya untuk menyerap tenaga kerja lokal, khususnya yang berada di sekitar lingkungan pabrik sehingga mampu membangkitkan ekonomi daerah dan nasional.

"Kami apresiasi yang sudah dilakukan PT Panarub Industri di Kota Tangerang ini. Memiliki enam ribuan pekerja tetapi hanya dua warga asing dan sisanya lokal semua. Ini bisa contoh bagi industri lainnya meski produknya diekspor," kata Ketua Tim Komisi VII DPR RI Evita Nursanty usai melakukan kunjungan kerja ke PT Panarub Industry Kota Tangerang Banten, Jumat (14/11).

Evita menuturkan industri alas kaki adalah salah satu sektor padat karya yang menyerap tenaga kerja. Maka itu DPR tak hanya melihat pada proses impor, ekspor maupun izin, tetapi juga penyerapan tenaga kerja.

Hal ini untuk memastikan kesempatan bekerja bagi masyarakat sekitar. Bahkan perusahaan pun harus memberikan kontribusi lebih pada lingkungan dalam sektor kesehatan, pendidikan dan energi hijau.

Terkait hal itu, Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke PT Panarub Industri sebagai rangkaian pengawasan yang telah dilakukan selama empat hari dengan Kementerian Perindustrian.

"Kita ingin cocokkan data dengan fakta di lapangan. Sebab Komisi VII sedang menyusun RUU kawasan industri serta Panja daya saing," ujarnya.

Sementara itu, PT Panarub Industri di Kota Tangerang memiliki 6.323 tenaga kerja dengan rincian 6.321 tenaga kerja lokal dan dua orang tenaga kerja asing.

Begitu juga dengan pabrik di Brebes Jawa Tengah terdapat 15 ribu karyawan dan didominasi oleh tenaga kerja lokal meskipun produk yang dihasilkan dikirim ke luar negeri.

Selain itu, perusahaan pun memastikan proses produksi yang dijalankan memperhatikan lingkungan sekitar seperti menekan habis setiap produksi tidak ada limbah.

"Limbah kita kalau pun ada hanya sedikit dan itu kita distribusi ke Indocement dan kita yang membayar. Ini sebagai bentuk komitmen perusahaan," kata Presiden Direktur (atau Direktur Utama) PT Panarub Industry Budiarto Tjandra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.