Pemkab Sigi Kembangkan Tradisi Nokeso Ngata Jadi Daya Tarik Wisata Budaya
📅 Kamis, 13 Nov 2025, 16:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Sigi - Bupati Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) mendorong agar tradisi adat Nokeso Ngata atau syukuran panen dapat dikembangkan menjadi pariwisata berbasis budaya di daerah itu.
"Jadi tradisi ini biasanya dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil panen sekaligus bentuk pelestarian adat istiadat dan kearifan lokal yang masih kuat di tengah masyarakat," kata Rizal usai mengikuti Nokeso Ngata di Marawola, Kamis (13/11).
Ia mengapresiasi langkah cepat pemerintah desa Binangga dan lembaga adat setempat yang selama ni menjaga serta mempertahankan tradisi secara turun temurun.
"Kegiatan adat seperti ini tidak hanya simbol kebersamaan, tetapi menjadi potensi wisata budaya yang dapat menarik minat wisatawan untuk mengenal lebih dekat kearifan lokal masyarakat Sigi," ucapnya.
Ia mengemukakan adat Nokeso Ngata salah satu bukti nyata dukungan terhadap misi pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tradisi dan kearifan lokal sendiri adalah keunikan yang harus terus dijaga dan diwariskan di masa mendatang," sebutnya.
Rizal pun berharap pelestarian adat seperti Nokeso Ngata dapat menjadi identitas budaya yang membanggakan sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Sigi.
Menurut dia, adat dan tradisi lainnya wajib dijaga dan dilestarikan, sebab ini merupakan kekayaan budaya yang patut diperkenalkan kepada masyarakat luar.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Memang penting partisipasi aktif dari masyarakat, pemerintah desa, kecamatan hingga kabupaten dan provinsi bersama-sama ikut melestarikan budaya-budaya lokal yang ada di Kabupaten Sigi," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!