Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Petani Lebak Semangat Bertani Usai Harga Pupuk Subsidi Turun

📅 Rabu, 12 Nov 2025, 15:52 WIB | Oleh:
Petani Lebak Semangat Bertani Usai Harga Pupuk Subsidi Turun Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Seorang petani di Kabupaten Lebak, Banten menebar pupuk untuk menyuburkan lahan pertanian padi.

Lebak -- Sejumlah petani di Kabupaten Lebak, Banten semangat untuk memperluas tanam padi sawah, usai harga pupuk subsidi turun, sehingga dapat meringankan beban biaya produksi.

"Kita tanam padi November 2025 ini di lahan dua hektare," kata Samsudin, seorang petani Desa Tambakbaya Kabupaten Lebak, Rabu.

Biaya produksi angka tanam padi di lahan dua hektare dipastikan bisa mencapai Rp15 juta dari sebelumnya Rp20 juta.

Penurunan biaya produksi tersebut setelah pemerintah menurunkan harga pupuk subsidi.

Saat ini, mereka petani lebih semangat untuk memperluas areal tanam, karena pupuk bersubsidi itu turun.

"Kami memperkirakan perluasan tanam padi di wilayahnya sekitar 70 hektare dari sebelumnya 50 hektare," katanya.

Begitu juga petani lain, Jumadi mengatakan, pihaknya kini menanam padi seluas satu hektare di blok Jaura Rangkasbitung, karena harga pupuk turun sehingga berdampak terhadap berkurangnya biaya produksi.

"Kami dengan lahan seluas satu hektare dengan biaya produksi Rp 7,5 juta dari sebelumnya Rp10 juta," katanya.

Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar mengatakan, sejak harga pupuk subsidi turun tentu berdampak positif bagi petani, karena biaya produksi jadi lebih ringan.

Selain itu, juga petani lebih semangat menanam dan melakukan pemupukan sesuai anjuran, sehingga produktivitas tanaman bisa meningkat.

Bahkan, program Optimalisasi Lahan (Oplah), khususnya Oplah non rawa, banyak lahan yang sebelumnya tidak tergarap kini bisa ditanami kembali untuk mendorong peningkatan luas tanam petani.

Sampai bulan November ini, kata dia, target Luas Tambah Tanam (LTT) sebesar 15.234 hektare.

"Kita optimistis angka tanam 15.234 hektare bisa tercapai, karena dukungan ketersediaan pupuk, cuaca yang cukup mendukung, dan semangat petani yang terus meningkat," katanya.

Harga pupuk subsidi yang turun itu untuk pupuk Urea, harga sebelumnya sebesar Rp2.250 per kilogram kini turun menjadi Rp1.800 per kilogram.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...
Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.